Sebanyak 96 personel Polres Pekalongan Kota diterjunkan untuk mengamankan 18 gereja yang tersebar di berbagai titik di wilayah Kota Pekalongan.
Sejak pagi, petugas terlihat aktif melakukan pemeriksaan area gereja, mengawasi akses keluar masuk jemaat, hingga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Kapolres Pekalongan Kota melalui Ps. Kasi Humas, Iptu Purno Utomo, mengatakan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang tengah menjalankan ibadah Kenaikan Isa Almasih.
“Sebanyak 96 personel kami terjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif. Personel ditempatkan di gereja-gereja, didukung tim sterilisasi serta patroli mobile,” ujarnya.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada area dalam gereja, tetapi juga lingkungan sekitar, termasuk akses parkir dan ruas jalan yang dilalui jemaat.
Berkat pengamanan berlapis yang dilakukan aparat, seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Isa Almasih di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sejumlah rumah ibadah yang mendapatkan pengamanan antara lain Gereja Kristen Bethel Indonesia Agape, GBI Rock Ministry, GBI Keluarga Allah, Gereja Kristen Jawa, Gereja Kristen Indonesia, GPDI Moria Slamaran, Gereja Kristen Bethany, hingga Gereja Kristen Sidang Jemaat Allah Gethsemane Community Care.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di GPPS Jemaat Haleluya, Gereja Pantekosta Immanuel Indonesia, GKPS, hingga Gereja Kerasulan Baru Indonesia.(han)