Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Komunitas Jeep BJC yang Siaga Bencana dan Getol Promosi Wisata Batang

Lutfi Hanafi • Senin, 19 Mei 2025 | 04:27 WIB
SANTAI SEJENAK - komunitas Batang Jeep Community berfoto bersama, usai menggelar suatu event.
SANTAI SEJENAK - komunitas Batang Jeep Community berfoto bersama, usai menggelar suatu event.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Dari jalanan berlumpur di tengah hutan hingga medan jurang yang curam, suara deru mesin jip tua menyambut tantangan tanpa ragu.

Bukan sekadar adu adrenalin, komunitas Batang Jeep Community (BJC) hadir sebagai kekuatan sosial yang siap turun tangan saat bencana melanda.

Lahir dari kecintaan terhadap dunia off road, BJC terbentuk pada 2019 atas inisiatif anggota DPRD Batang, Nur Faizin.

Kini, komunitas ini telah berkembang menjadi wadah 40 pecinta jip dari berbagai kalangan usia dan profesi. Bahkan merangkul anggota dari luar Batang seperti Pekalongan.

Namun, BJC bukanlah klub otomotif biasa. Di balik semangat menembus rimba, ada jiwa sosial yang kuat.

“Kami tidak hanya kumpul-kumpul dan main lumpur. Kami ingin bermanfaat untuk masyarakat, terutama saat bencana dan kondisi darurat,” tegas Setiadi, ketua BJC yang juga Kepala Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung.

 

Ketangguhan jeep off road milik BJC tak hanya digunakan untuk menaklukkan alam, tetapi juga menembus medan berat dalam misi kemanusiaan.

Dalam kondisi cuaca ekstrem atau akses jalan yang terputus, jip BJC menjadi andalan untuk mengirim logistik, mengevakuasi warga, hingga menarik kendaraan yang terjebak di jurang.

Salah satu kisah heroik terjadi pada malam hujan deras, saat Setiadi sendiri mengevakuasi minibus yang tergelincir masuk jurang.

"Medannya licin dan gelap, tapi kami tak bisa tinggal diam," kenangnya.

Selain siaga bencana, BJC juga aktif menggelar tour wisata off road.

Agenda tahunan bertajuk “Jelajah Alas Roban” sukses menarik peserta dari berbagai daerah. Lewat event ini, potensi wisata hutan dan alam Batang diperkenalkan lebih luas.

Dengan slogan khas “Satu Jalur, Satu Lumpur, Satu Sedulur”, BJC menjunjung tinggi solidaritas.

Setiap tour bukan kompetisi, melainkan ajang saling bantu.

Bila satu kendaraan terjebak, yang lain bahu membahu menariknya keluar.

Di luar event besar, kegiatan bakti sosial rutin digelar seperti membantu pembangunan masjid, santunan anak yatim, hingga pelatihan dasar navigasi medan untuk pemuda desa.

Semua anggota BJC menggunakan kendaraan jenis Suzuki Katana yang telah dimodifikasi ekstrem.

Dari mobil mungil, berubah menjadi kendaraan tempur: ban besar, suspensi keras, derek kawat baja, dan kabin terbuka untuk penumpang atau logistik.

BJC bahkan memiliki dua bengkel khusus untuk perawatan dan modifikasi, berlokasi di Desa Kalisalak dan Desa Wonokerto.

SERU - Salah satu tantangan offroad langsung di hutan, degan kondisi alam yang menantang.
SERU - Salah satu tantangan offroad langsung di hutan, degan kondisi alam yang menantang.

Bagi masyarakat yang ingin ikut menjajal sensasi offroad, BJC menyediakan paket wisata jalur fun dan ekstrem.

“Bahkan jalur fun pun bisa bikin deg-degan bagi pemula,” ujar Setiadi sambil tertawa. Tapi jangan khawatir, kami siap membimbing.”

BJC menjadi contoh bahwa komunitas otomotif tak harus identik dengan gaya hidup mewah atau hura-hura.

Dengan semangat sosial dan gotong royong, para penggila lumpur ini justru jadi pahlawan saat dibutuhkan.

Mereka mungkin datang dengan suara mesin dan ban penuh lumpur, tapi saat tugas kemanusiaan memanggil, BJC melaju paling depan tanpa ragu. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#adrenalin #wisata #DPRD Batang #offroad #Roban #komunitas #jeep #jalanan #promosi #batang #profesi #jip #anggota