METROPEKALONGAN.COM, Batang – Tren wisata petualangan alam pedesaan terus memikat hati pelancong lokal yang merindukan suasana asri dan ramah kantong.
Salah satu destinasi yang kini naik daun adalah aktivitas bermain ban (river tubing) menyusuri saluran irigasi di area persawahan hijau. Keseruan ini berpusat di sekitar Kedai Keluarga, Desa Wisata Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Wisata alternatif ini menawarkan sensasi unik yang menggabungkan olahraga air, keindahan alam, dan wisata kuliner khas pedesaan dalam satu lokasi.
Berbeda dengan arung jeram ekstrim di sungai besar, aktivitas tubing di Pandansari memanfaatkan saluran selokan irigasi sawah. Airnya yang jernih bersumber langsung dari mata air pegunungan, mengalir stabil di antara hamparan padi.
Menggunakan ban dalam mobil yang dimodifikasi, pengunjung diajak meluncur mengikuti arus sepanjang jalur irigasi.
Sensasi menantang muncul saat ban melewati beberapa jeram kecil dan kelokan yang memacu adrenalin, namun tetap aman dikategorikan ramah anak.
"Arusnya pas, tidak terlalu dalam jadi anak-anak bisa ikut bermain dengan aman asal dalam pengawasan," ujar Tyo salah satu pengunjung asal Jakarta saat liburan.
Tyo membaawa dua anak cowoknya ikut menikmati aliran sungai kecil yang airnya bening tersebut. Seseklai diawasi dan diajak bermain langsung, kadang juga dibiarkan bereksplorasi sendiri.
Selain faktor keselamatan, daya tarik utama destinasi ini adalah biayanya yang sangat ekonomis. Wisatawan mandiri bahkan bisa menyewa ban dengan harga mulai dari Rp 5.000 saja.
Setelah puas basah-basahan mengeksplorasi selokan sawah, wisatawan tidak perlu bingung mencari tempat beristirahat. Kehadiran Kedai Keluarga yang terletak tepat di tepi area persawahan menjadi pelengkap sempurna.
Tempat nongkrong semi-terbuka ini menyajikan aneka kudapan hangat pendamping bersantai, mulai dari tempe mendoan, singkong keju, mi rebus, hingga kopi seduh local dan tentu saja, Nasi Megono, kuliner khas ini jangan sampai ketinggalan.
Gemericik air selokan irigasi dan embusan angin sawah menciptakan atmosfer syahdu untuk melepas penat. Akses menuju spot wisata hits ini tergolong mudah karena hanya berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari Alun-alun Batang maupun pusat Kota Pekalongan.
Lokasinya yang strategis menjadikannya pilihan utama rekreasi akhir pekan keluarga. Bagi Anda yang tertarik berkunjung, waktu terbaik disarankan datang pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari menyengat sembari menikmati panorama matahari terbit atau terbenam di balik bentang sawah Batang yang memukau. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla