Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

BI Tegal Wajibkan Tukar Uang Baru secara Online, Siapkan Rp 5,3 Triliun

Lutfi Hanafi • Rabu, 25 Februari 2026 | 16:55 WIB

TUKAR UANG - Warga Kota Pekalongan saat tukar uang baru di salah satu mobile outlet Bank Indonesia Tegal baru -baru ini.
TUKAR UANG - Warga Kota Pekalongan saat tukar uang baru di salah satu mobile outlet Bank Indonesia Tegal baru -baru ini.

METROPEKALONGAN, Pekalongan - Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, permintaan uang pecahan baru di wilayah Pantura Jawa Tengah (Jateng) diprediksi melonjak tajam. Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal menghadirkan sistem penukaran uang baru berbasis digital.

Sistem online tersebut baru saja diluncurkan melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Masyarakat kini wajib melakukan pemesanan secara online melalui aplikasi PINTAR di laman pintar bi go id sebelum datang ke lokasi layanan.

Kepala KPw BI Tegal, Bimala, menegaskan, transformasi digital tersebut dirancang untuk menghapus antrean panjang setiap menjelang Lebaran.

“Semua sudah terjadwal melalui sistem. Jadi masyarakat tidak perlu datang lebih awal untuk mengantre. Pelayanan menjadi lebih tertib, pasti, dan nyaman,” kata Bimala di Kota Pekalongan, Selasa 24 Februari 2026.

Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026, BI Tegal menyiapkan dana sebesar Rp 5,3 triliun.

Nilai tersebut meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring proyeksi naiknya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat.

Peningkatan alokasi ini menjadi sinyal optimisme pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan yang meliputi Brebes, Kabupaten dan Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten dan Kota Pekalongan, hingga Batang.

“Ini bentuk komitmen kami memastikan ketersediaan uang layak edar dalam jumlah cukup dan kualitas baik,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan SERAMBI 2026, BI Tegal bekerja sama dengan perbankan dan mitra strategis untuk membuka layanan penukaran di 61 titik yang tersebar di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan. Layanan berlangsung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026.

Program SERAMBI sendiri merupakan agenda tahunan Bank Indonesia, yang tidak hanya menyediakan layanan penukaran uang, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Dengan skema digital dan dukungan 61 titik layanan, BI Tegal berharap penukaran uang baru di wilayah Pekalongan dan sekitarnya tahun ini berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Selain di kantor bank dan titik tetap, mobil kas keliling juga dioperasikan untuk menjangkau masyarakat di berbagai lokasi. Jadwal dan titik layanan dapat dipantau melalui kanal resmi media sosial BI Tegal.

Digitalisasi melalui PINTAR juga memungkinkan pengaturan kuota per lokasi, sehingga distribusi uang pecahan baru lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik.

Tradisi berbagi uang baru saat Lebaran masih menjadi budaya kuat di tengah masyarakat. Uang pecahan baru bukan sekadar alat transaksi, tetapi simbol kebahagiaan dan penguat silaturahmi keluarga.

Namun demikian, BI mengingatkan masyarakat untuk menukar uang hanya di tempat resmi guna menghindari risiko uang palsu maupun praktik percaloan.

Sistem PINTAR yang terintegrasi langsung dengan Bank Indonesia dinilai mampu menjamin keamanan proses penukaran. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Kepala KPw BI Tegal Bimala #bi tegal #SERAMBI 2026 Bank Indonesia #Eks Karesidenan Pekalongan #pekalongan #tukar uang #Pintar BI