Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kabupaten Batang Surplus Beras 12.988 Ton, Ikut Suplai Daerah Lain

Riyan Fadli • Selasa, 20 Januari 2026 | 22:35 WIB
SWASEMBADA: Petani saat menanam padi di area persawahan.
SWASEMBADA: Petani saat menanam padi di area persawahan.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Di tengah ancaman alih fungsi lahan dan cuaca ekstrem, produksi padi di daerah ini justru mencatatkan tren positif.

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang mencatatkan surplus beras mencapai 12.988 ton pada tahun 2025. 

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispaperta Batang, Rini Diana Anggriani, mengungkapkan bahwa produksi Gabah Kering Panen (GKP) mengalami kenaikan signifikan sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun 2024.

"Tahun 2025 ini produksi kita tembus di angka 177 ribu ton GKG. Jika dibandingkan tahun 2024, ada kenaikan produksi 8,5 persen dengan luasan panen mencapai 33 ribu hektare," kata Rini, Selasa 20 Januari 2025. 

Rini menegaskan, capaian ini menjadi bukti bahwa swasembada pangan di Kabupaten Batang telah terwujud.

Hal ini selaras dengan instruksi Presiden RI agar daerah terus menggenjot produksi beras nasional. Padahal, Lahan Baku Sawah (LBS) yang dikelola hanya berkisar 16.803 hektare. 

"Optimalisasi lahan terus kami genjot. Petani yang punya lahan sepetak dua petak, setelah panen langsung kami dorong tanam lagi. Jangan sampai jeda lama, agar padi-padi pantun (padi terus menerus)," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperta Batang, Sumiati, memaparkan data neraca beras yang menggembirakan.

Dari total produksi gabah 177 ribu ton tersebut, setelah dikonversi menjadi beras, jumlahnya mencapai 101.969 ton. 

Angka ini sangat mencukupi. Berdasarkan data Susenas dan BPS, total kebutuhan beras di Batang selama setahun, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun non-rumah tangga, adalah 91.494 ton.

Secara rinci, kebutuhan rumah tangga tercatat sebesar 61.402 ton dan non-rumah tangga 30.092 ton.

Dengan demikian, neraca beras Kabupaten Batang tahun 2025 mengalami surplus yang cukup tebal. 

"Hitungan kami, ada surplus atau cadangan beras sekitar 12.988 ton. Artinya, selain aman untuk warga sendiri, Batang juga mampu menyuplai kebutuhan daerah lain," imbuhnya.(yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#swasembada pangan #padi #pertanian #batang