Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Gagal Menyalip Truk, Pelajar di Limpung Pengendara Nmax Tewas di Tempat

Riyan Fadli • Selasa, 24 Februari 2026 | 18:35 WIB

LAKA: Petugas saat menunjukkan kendaraan yang terlibat kecelakaan di Limpung.
LAKA: Petugas saat menunjukkan kendaraan yang terlibat kecelakaan di Limpung.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Nasib nahas menimpa seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun di Kabupaten Batang.

Korban meregang nyawa usai terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut di ruas jalan provinsi, tepatnya di Jalan Raya Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin siang 23 Februari 2026.

Korban yang diketahui bernama Balqis Fairus Zhiva, warga Desa Bandungan, Kecamatan Limpung, meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP) akibat cedera kepala berat (CKB).

Kapolres Batang melalui Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha Nmax bernopol G-2859-WL yang dikendarai korban, dengan sebuah Dump Truck Mitsubishi bernopol G-8261-EC.

"Iya benar, laka lantas terjadi di jalur lurus menanjak beraspal baik di wilayah Plumbon, Limpung. Saat kejadian, kondisi cuaca sedang gerimis dengan arus lalu lintas yang tergolong sedang," ungkap AKP Eka Hendra Ardiansyah.

Lebih lanjut, Kasat Lantas menjelaskan kronologi petaka tersebut bermula ketika korban melaju dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di TKP, pengendara Nmax bermaksud mendahului Dump Truck yang dikemudikan oleh Muhalim, 47, warga Desa Madugowong, Kecamatan Gringsing, yang berjalan searah di depannya.

Nahas, ruang gerak untuk menyalip ternyata tidak cukup. Menyadari hal itu, korban panik dan langsung melakukan pengereman mendadak.

"Karena tidak mempunyai ruang gerak yang cukup, korban melakukan pengereman lalu terjatuh. Pengendara terpental ke kiri dan berbenturan keras dengan roda belakang kanan truk. Sementara sepeda motornya sendiri terpental ke arah kanan," beber AKP Eka.

Akibat benturan keras tersebut, nyawa pelajar nahas yang diketahui belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM C) ini tak dapat diselamatkan. Korban langsung dievakuasi oleh petugas menuju RSUD Limpung.

Di sisi lain, polisi mengamankan pengemudi truk beserta barang bukti kendaraan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus mencatat kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 1 juta.

Peristiwa ini turut disaksikan oleh sejumlah warga di sekitar lokasi, di antaranya Siswoyo 49, seorang perangkat desa setempat, dan Nasokha, 52.

Pihak Satlantas Polres Batang kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat dan orang tua agar lebih ekstra dalam mengawasi anak-anak di bawah umur yang belum memiliki SIM agar tidak mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, demi mencegah fatalitas kecelakaan serupa kembali terjadi. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#laka #pelajar #batang