Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

300 Perantau dari Jakarta Tiba dengan Selamat di Kampung Halaman

Riyan Fadli • Rabu, 18 Maret 2026 | 08:35 WIB

PULANG KAMPUNG: Suasana halaman Dishub Batang saat kedatangan para pemudik.
PULANG KAMPUNG: Suasana halaman Dishub Batang saat kedatangan para pemudik.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Suasana haru dan bahagia mewarnai kedatangan ratusan warga perantauan asal Kabupaten Batang.

Sebanyak 300 pemudik yang sehari-hari mengadu nasib di Jakarta, akhirnya bisa menginjakkan kaki kembali di kampung halaman.

Mereka merupakan peserta program Mudik Gratis yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang.

Rombongan perantau ini tiba menggunakan enam armada bus dan disambut hangat di halaman kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Batang, Selasa 17 Maret 2026 sore. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batang, Landriyono, menjelaskan bahwa kesuksesan kepulangan para perantau ini didukung oleh sinergi dari berbagai pihak. 

“Total ada enam bus yang kita siapkan. Tiga bus dari Pemda Batang dan tiga lainnya merupakan bantuan dari Jasa Raharja serta pihak swasta. Setiap bus rata-rata mengangkut sekitar 50 penumpang sehingga total pemudik yang mengikuti program tersebut diperkirakan mencapai 300 orang,” jelasnya.

Sebelum tiba di Batang, rombongan bertolak dari Ibu Kota sekitar pukul 10.00 WIB. Keberangkatan mereka menuju kampung halaman dilepas secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Landriyono memaparkan pemetaan asal para pemudik. Antusiasme tertinggi datang dari warga yang berdomisili di kawasan selatan, seperti Kecamatan Bawang dan sekitarnya.

“Mayoritas pemudik berasal dari wilayah selatan Batang, tetapi ada juga yang berasal dari wilayah kota dan timur. Untuk tahun ini Pemerintah Kabupaten Batang hanya memfasilitasi perjalanan mudik dari Jakarta menuju Batang dan belum menyediakan layanan arus balik setelah Lebaran,” terangnya. 

Program mudik gratis menjelang Lebaran ini menjadi angin segar yang ditunggu-tunggu masyarakat. Hal ini dirasakan langsung oleh Maya, salah satu pemudik asal Kecamatan Bawang.

Ia berhasil mendapatkan kursi setelah suaminya berburu kuota pendaftaran secara daring (online). Beruntung, mereka sukses mengamankan kursi untuk empat orang, termasuk dua anak tercinta. 

“Tahun ini merupakan pertama kalinya dirinya mengikuti program mudik gratis meskipun kegiatan tersebut telah beberapa kali digelar sebelumnya. Program ini sangat membantu kami untuk pulang kampung bersama keluarga,” ungkap Maya.

Melihat antusiasme dan manfaat besar dari fasilitas ini, ia pun menitipkan harapan kepada Pemkab Batang agar program serupa terus dipertahankan dan diperluas.

“Semoga tahun depan ada lagi dan kuotanya semakin banyak, karena warga Batang yang merantau di Jakarta juga cukup banyak,” ujar dia.

Kehadiran program mudik gratis dari Pemkab Batang diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi para perantau, tetapi juga menjadi solusi efektif untuk memastikan warga pulang dengan aman, nyaman, serta mengurangi kepadatan lalu lintas selama puncak arus mudik Lebaran. (yan/ida)

 

 

 

 

Editor : Ida Nor Layla
#mudik #gratis #batang