Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petugas Damkar Digigit Ular Sanca, Alami 17 Luka Sobek

L
Penulis: Lutfi Hanafi❯

 

PERAWATAN – Penampakan tangan petugas Damkar Pekalongan yang sudah dirawat usai digigit ular di RSUD Kajen, pada Kamis (27/11/2025).
PERAWATAN – Penampakan tangan petugas Damkar Pekalongan yang sudah dirawat usai digigit ular di RSUD Kajen, pada Kamis (27/11/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen – Seekor ular sanca berukuran raksasa, sekitar 7 meter dengan diameter dua kepalan tangan orang dewasa, tiba-tiba melakukan perlawanan ketika hendak diamankan sebelum proses pelepasliaran.


Advertisement

Dalam hitungan detik, rahang kuat reptil itu mengunci tangan seorang petugas Damkar, Khairuddin, 45, sehingga meninggalkan 17 luka robek sehingga harus dilarikan ke RSUD Kajen.

Insiden mencekam ini terjadi di Mako Damkar Kabupaten Pekalongan pada Kamis 27 November 2025. Ular tersebut merupakan hasil evakuasi dari kandang ayam di Desa Sinangohprendeng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Rencananya, reptil besar itu akan dikembalikan ke habitatnya. Namun sebelum dilepasliarkan, petugas perlu memastikan keamanan hewan. Salah satunya dengan melakban mulutnya.

Advertisement

“Saat Khairuddin hendak melakban mulut ular, tiba-tiba ular menyerang dan menggigit tangan kanannya,” kata Kasubag TU Damkar Kabupaten Pekalongan, Mukhtasar.

Gigitan kuat itu membuat lengan Khairuddin mengucurkan darah cukup banyak. Beberapa rekan sempat panik melihat korban terlihat kejang sebelum akhirnya segera dibawa ke RSUD Kajen.

Humas RSUD Kajen, Hanung menjelaskan, korban tiba di instalasi gawat darurat pada pukul 09.00 WIB.

Advertisement

“Pasien mengalami sekitar 17 titik luka gigitan dan robek pada lengan kanan bawah. Bengkak tampak hingga pertengahan lengan bawah,” jelasnya.

Tim medis segera melakukan tindakan debridement di ruang operasi. Pukul 15.00 WIB, Khairuddin sudah dipindahkan ke ruang rawat inap dengan kondisi mulai membaik.

Fenomena kemunculan ular di pemukiman warga bukan hal baru, terutama memasuki musim hujan. Catatan Damkar Kabupaten Pekalongan menunjukkan tingginya jumlah laporan sepanjang Januari hingga November 2025 sebanyak 55 laporan evakuasi ular dan 109 evakuasi sarang tawon.

“Dalam satu hari saja bisa ada tiga laporan evakuasi ular,” ujar Mukhtasar.

Ia mencontohkan, temuan ular sanca induk beserta dua anaknya di Polsek Kajen yang masuk ke gorong-gorong sehingga belum bisa dievakuasi. Sementara di SMA PGRI, tim berhasil menangkap seekor ular cobra.

Jenis ular yang dilaporkan pun beragam, koros, sanca, kobra, hingga welang. Musim hujan menjadi periode paling rawan karena habitat ular yang lembab membuat mereka lebih sering mencari tempat kering, seringkali rumah warga.

Mukhtasar mengingatkan agar masyarakat rutin membersihkan lingkungan dari tumpukan barang tak terpakai yang dapat menjadi tempat persembunyian reptil.

“Jika menemukan ular, jangan menangani sendiri. Segera hubungi Damkar. Semua layanan evakuasi ular dan sarang tawon dari Damkar Pekalongan gratis,” tegasnya.

Sementara itu, kondisi Khairuddin kini berangsur membaik. Meski mengalami luka serius, keberanian dan kesigapannya kembali mengingatkan bahwa tugas pemadam kebakaran tak hanya berurusan dengan api, tetapi juga risiko lain yang mengancam nyawa. (han/ida)

 

Advertisement
Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan

Artikel Terkait

Kasus Virus Hanta Belum Meluas, Dinkes Kota Pekalongan Tetap Minta Warga Waspada

Kasus Virus Hanta Belum Meluas, Dinkes Kota Pekalongan Tetap Minta Warga Waspada

Dinkes Kota Pekalongan mengimbau warga waspadai Virus Hanta dengan menjaga kebersihan rumah dan mencegah tikus berkembang.

Peternak di Kajen Apes, Bakar Rumput untuk Usir Nyamuk Malah 10 Kambing Mati Terpanggang

Peternak di Kajen Apes, Bakar Rumput untuk Usir Nyamuk Malah 10 Kambing Mati Terpanggang

Niat bakar rumput usir nyamuk, peternak di Kajen, Kabupaten Pekalongan, justru merugi. Sepuluh kambing di kandangnya mati gara-gara ikut terbakar.

Polres Pekalongan Sita Puluhan Miras dari Tempat Hiburan Malam Wilayah Kajen

Polres Pekalongan Sita Puluhan Miras dari Tempat Hiburan Malam Wilayah Kajen

Polres Pekalongan kembali merazia tempat hiburan malam. Kali ini di wilayah Kecamatan Kajen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer