METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kabupaten Pekalongan genap berusia 402 tahun pada 25 Agustus 2024 ini.
Pemkab Pekalongan memperingatinya dengan gegap gempita dan penuh hikmat.
Tema dan logo hari jadi ke-402 kali ini pun dirancang dengan makna yang filosofis.
Pemkab Pekalongan dengan tegas mengangkat tema "Terus Melaju untuk Pembangunan Berkelanjutan".
Frasa "Terus Melaju" itu kemudian digambarkan pada logo hari jadi yang berbentuk bangun kapal layar. Bukan kapal layar yang sedang diam berlabuh, melainkan kapal layar yang tengah melaju menerjang ombak.
Bentuk kapal layar itu tergambar pada angka "4" (empat) pada logo. Layarnya menggunakan kain batik berwarna kuning dan bermotif padi-kapas. Sementara badan kapal berbentuk canting batik.
Menurut Panitia Hari Jadi ke-402 Kabupaten Pekalongan dalam pers rilis, kain batik dan canting pada logo itu untuk menegaskan bahwa Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu daerah sentra penghasil batik.
Sementara motif padi-kapas untuk melambangkan kesejahteraan, sedangkan warna kuning untuk mencerminkan optimisme, kecerdasan, kesetiaan, kesenangan, dan harapan.
Baca Juga: Bima dan Arimbi BPI Ramaikan Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke 79 di Kabupaten Batang
Gambar bangun kapal layar itu diletakkan di atas gambar lima riak ombak. Lima riak ombak itu bermakna lima tantangan dan permasalahan mendasar yang perlu diatasi bersama di atas kapal pemerintahan Kabupaten Pekalongan dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, dan merata (setara).
"Setara" merupakan visi Bupati Fadia Arafiq dan Wakil Bupati Riswadi.
Lima tantangan yang dimaksud ialah menjamin adanya ruang publik sebagai sarana dalam mengemukakan pendapat, mewujudkan masyarakat yang demokratis (tidak mempermasalahkan SARA), mewujudkan masyarakat yang toleran, menjunjung pluralisme, dan keadilan sosial.
Baca Juga: Pj Bupati Batang Panjatkan Doa Bersama Pascagempa
Lalu angka "0" (nol) pada logo berbentuk lima elemen yang saling berangkulan. Lima elemen berangkulan ini mengelilingi logo Kabupaten Pekalongan.
Maknanya, masyarakat yang heterogen dan terdiri dari berbagai latar belakang tetap berangkulan menjaga Kabupaten Pekalongan. Kemajemukan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan pontesial untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan.
Angka "2" (dua) pada logo berbentuk selendang atau pita merah. Ini melambangkan semangat meraih prestasi gemilang dengan semangat membara, teguh, dan kuat untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan.
Lalu tulisan "Kabupaten Pekalongan" pada logo digambarkan dengan warna oranye. Warna tersebut digunakan untuk melambangkan keberanian, semangat, dan kegairahan. Sebab dalam spektrum warna, oranye berada di antara merah dan kuning. Merah melambangkan kekuatan dan energi, sementara kuning sebagai keceriaan dan kebahagiaan.
Gabungan itu menghasilkan warna yang menghadirkan energi positif dan keberanian dalam memghadapi ombak kehidupan. (nra)
Editor : Ida Nor Layla