METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, tengah mendapat perhatian serius dari Pemprov Jawa Tengah.
Desa di pegunungan Kota Santri tersebut tengah digarap menjadi kawasan unggulan pengembangan agroeduwisata.
Berbagai bantuan strategi pun disalurkan ke Tenogo. Mulai dari dukungan budidaya tembakau hingga pengembangan hortikultura dan fasilitas eduwisata.
Baca Juga: Sebelas Warung di Pantai Wonokerto Terbakar, Begini Kata Pihak Pengelola Objek Wisata
Ada pupuk tembakau, benih alpukat, alat barista kopi, hingga alat produksi kopi kemasan.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavarez mengatakan, ini sekaligus untuk mendorong kemandirian pangan dan penguatan ekonomi desa.
“Tak hanya di sektor pertanian, penguatan potensi wisata edukatif di Kalipaingan juga didukung. Satu kelompok tani yang menerima kumpulan alat barista guna mendukung atraksi agrowisata berbasis kopi dan hasil bumi lokal lainnya,” ucapnya.
Sebagai bentuk dukungan logistik dan operasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal juga menyediakan satu unit mobil operasional pengelola Agroeduwisata Kalipaingan.
Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Kementan juga menyalurkan bantuan benih padi lahan kering.
Tavarez menambahkan, tidak juga memfasilitasi promosi, dan pemasaran produk serta mewujudkan kerja sama dengan sekolah, hotel, dan biro wisata.
Baca Juga: Destinasi Wisata Religi Makam Sunan Kajoran di Kabupaten Batang, Bupati Tertarik untuk Dikembangkan
“Semua ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem agroeduwisata yang berkelanjutan. Harapannya, wisata Kalipaingan bisa menjadi contoh bagaimana desa membangun masa di dekatnya melalui pertanian cerdas dan wisata edukatif yang berbasis potensi lokal,” ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla