METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Proyek pembangunan kantor atau gedung DPRD Kabupaten Pekalongan sudah masuk tahap persiapan lelang. Proyek tersebut akan memakan anggaran Rp 19,58 miliar.
Belakangan ini disorot publik lantaran rencana pembangunan itu tetap bergulir di tengah derita banjir.
Informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-Taru) Kabupaten Pekalongan, proses pembangunan masih berada pada tahap probity audit bersama Inspektorat. Tahapan ini menjadi prasyarat sebelum masuk proses pelelangan.
“Masih berproses. Kemarin kami sudah melakukan probity audit dengan Inspektorat, dan saat ini masuk tahapan persiapan lelang,” kata Sekretaris DPU-Taru Kabupaten Pekalongan Budhi Antoyo.
Menurutnya, proses lelang diperkirakan berlangsung sekitar empat pekan setelah tahapan probity audit rampung.
Baca Juga: Baru Saja, Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan Terbakar
Jika sesuai jadwal, pelelangan bisa dimulai akhir Februari 2026 melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).
Namun, pembangunan fisik belum bisa langsung dimulai. Pemkab masih menunggu proses lelang pembongkaran gedung lama yang kini ditangani bagian aset daerah.
Saat ini tahapan tersebut masih menunggu penetapan nilai limit sebagai dasar pelaksanaan lelang bongkaran.
“Pembongkaran gedung lama masih dalam proses oleh bagian aset. Tinggal menunggu nilai limit untuk pelaksanaan lelang,” jelasnya.
Dengan rangkaian tahapan tersebut, pembangunan dimungkinkan baru bisa dimulai setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Apalagi Maret nanti masih diisi agenda pelelangan.
Baca Juga: Tangis Pecah di Gedung DPRD Kota Pekalongan, Korban BMT Minta Anggota Dewan Turun Tangan
Proyek pembangunan Gedung itu direncanakan dikerjakan dalam satu tahun anggaran tanpa skema multiyears. Estimasi waktu pengerjaan sekitar tujuh bulan menggunakan dana APBD Kabupaten Pekalongan.
Sebagaimana diketahui, pembangunan gedung dewan merupakan tindak lanjut insiden kebakaran pada 21 Desember 2024 yang menghanguskan sebagian bangunan lama, meskipun wacana pembangunan gedung DPRD baru sudah ada sejak lama sebelum insiden kebakaran itu.
Di sisi lain, banjir yang melanda Kabupaten Pekalongan sejak pertengahan Januari lalu masih menyisakan genangan di sejumlah titik dan harapan besar dari warga soal penanganan banjir yang total.
Meski demikian, agenda pembangunan gedung dewan tetap berjalan sesuai perencanaan. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir belum memberikan keterangan terkait isu ini. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla