
METROPEKALONGAN.COM, Belanda – Dua penyerang muda berdarah Indonesia tengah membangun karier di kompetisi Eropa. Jaël Pawirodihardjo dan Dean IJssel de Schepper memiliki perjalanan berbeda, tetapi sama-sama menyimpan potensi untuk menjadi tambahan kekuatan lini depan Timnas Indonesia.
Jaël Pawirodihardjo yang kini berusia 20 tahun telah merasakan atmosfer sepak bola profesional sejak memperkuat MVV Maastricht di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda.
Salah satu momen menarik dalam perjalanan awalnya adalah ketika berhasil mencetak gol saat MVV menghadapi FC Eindhoven pada Agustus 2026. Penampilan tersebut menjadi bagian dari proses perkembangannya sebagai penyerang muda.
Baca Juga: Dua Striker Diaspora Siap Bela Timnas Indonesia, Siapa Mereka?
Pada akhir Agustus 2026, Jaël berpindah ke Aris Limassol. Tidak lama kemudian, ia dipinjamkan ke Karmiotissa FC untuk mendapatkan pengalaman bermain di kompetisi Siprus.
Berdasarkan catatan statistik musim 2026/2027 hingga akhir Oktober, Jaël telah mencatatkan empat penampilan di Liga Siprus dengan sekitar 134 menit bermain. Ia belum membukukan gol maupun assist bersama Karmiotissa. Sebelumnya, ia juga mengoleksi satu gol bersama MVV di kompetisi Belanda.
Sementara itu, Dean IJssel de Schepper memiliki jalur pembinaan yang tidak kalah menarik. Penyerang kelahiran 15 Maret 2007 tersebut pernah memperkuat akademi PSV Eindhoven sebelum melanjutkan perkembangan di AZ Alkmaar.
Saat masih memperkuat PSV U-17, Dean mencatatkan delapan gol dan dua assist dalam satu musim berdasarkan catatan resmi AZ ketika mengumumkan perekrutannya pada Juni 2024. Ia juga pernah tiga kali tampil bersama Timnas Belanda U-17.
Perjalanan Dean kemudian berlanjut bersama De Graafschap U-21. Berdasarkan data kompetisi yang tersedia, ia mencatatkan empat pertandingan dengan total 292 menit bermain dan satu gol pada musim 2026/2027.
Perbedaan pengalaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Jaël mulai mendapatkan menit bermain di kompetisi senior, sedangkan Dean masih menjalani tahapan pengembangan melalui sepak bola kelompok usia dan tim U-21.
Bagi Timnas Indonesia, keduanya merupakan nama yang layak dipantau dalam jangka panjang. Namun, perkembangan karier di klub tetap menjadi faktor penting sebelum membicarakan peluang mereka masuk ke dalam skuad nasional.



