
METROPEKALONGAN.COM – Nama Miliano Jonathans menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian dalam proyeksi masa depan Timnas Indonesia. Talenta muda keturunan Indonesia-Belanda tersebut memiliki kemampuan menyerang yang menjanjikan.
Namun, perjalanan kariernya bersama Skuad Garuda kini masih dibayangi perjuangan panjang untuk pulih dari cedera serius pada lututnya.
“Pemulihan harus menjadi prioritas agar Miliano bisa kembali mencapai kebugaran optimal sebelum memperkuat Timnas Indonesia,” menjadi gambaran penting dari kondisi sang pemain yang masih menjalani rehabilitasi.
Pemain kelahiran Arnhem, Belanda, 5 April 2004 itu memiliki darah Indonesia dari kakek pihak ayahnya yang berasal dari Depok.
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada September 2025, Miliano menjadi salah satu talenta yang diharapkan mampu menambah variasi kekuatan lini serang Timnas Indonesia.
Baca Juga: Dua Negara Batal, John Herdman Ubah Strategi Timnas Indonesia
Di level klub, Miliano memperkuat FC Utrecht setelah sebelumnya sempat menjalani masa peminjaman bersama Excelsior Rotterdam.
Ia dikenal sebagai pemain yang bisa beroperasi di posisi winger kanan maupun gelandang serang.
Keunggulan utamanya terletak pada kecepatan, kemampuan menusuk pertahanan lawan, serta keberanian melakukan penetrasi ke area berbahaya. Karakter permainan tersebut membuatnya memiliki potensi untuk menjadi tambahan kekuatan di sektor ofensif Timnas Indonesia.
Namun, potensi besar itu untuk sementara harus tertahan akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang kembali dialaminya pada awal 2026. Cedera berulang pada lutut yang sama membuat proses pemulihan membutuhkan perhatian ekstra.
Kondisi tersebut membuat Miliano harus menepi dari lapangan hijau dan kehilangan kesempatan mendapatkan menit bermain bersama FC Utrecht pada musim kompetisi 2026/2027.



