METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Pekalongan mulai bergeliat. Bahkan cabang olahraga padel yang diproyeksikan untuk dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, PBPI Kota Pekalongan mulai menyiapkan atlet sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat menghadiri pelantikan pengurus PBPI Kota Pekalongan masa bakti 2026–2030 di Hotel Parkside Mandarin, Selasa malam 10 Maret 2026.
Hadir pula Ketua PBPI Provinsi Jawa Tengah (Jateng), perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Ketua KONI Kota Pekalongan, serta sejumlah tamu undangan dari komunitas olahraga.
Dalam prosesi tersebut, Loe Boen Tjien resmi dikukuhkan sebagai Ketua PBPI Kota Pekalongan periode 2026–2030 bersama jajaran pengurus lainnya.
Pembentukan kepengurusan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi sekaligus mempercepat perkembangan olahraga padel di daerah.
Wali Kota berharap organisasi ini mampu menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mendorong prestasi olahraga baru yang tengah berkembang tersebut.
“Semoga dengan terbentuknya kepengurusan PBPI Kota Pekalongan ini dapat mencetak atlet-atlet padel yang handal dari Kota Pekalongan dan mampu berprestasi di berbagai ajang kompetisi,” ujar Aaf.
Menurutnya, keberadaan organisasi yang solid sangat penting untuk membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah.
Ia mendorong pengurus PBPI menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, KONI, serta berbagai komunitas olahraga.
“Tak hanya membangun organisasi, PBPI Kota Pekalongan harus menyiapkan sejumlah program pengembangan. Salah satunya dengan membuka peluang rekrutmen atlet muda serta merancang turnamen padel tingkat lokal sebagai ajang pencarian bibit potensial,” kata wali kota yang akrab disapa Mas Aaf.
Baca Juga: Polisi Kembali Operasi Besar di Exit Tol Setono, Sikat Aksi Balap Liar
Sementara itu, Loe Boen Tjien mengatakan, perkembangan olahraga padel di Kota Pekalongan sendiri terbilang cukup pesat. Saat ini sudah ada beberapa fasilitas lapangan modern yang mulai dimanfaatkan masyarakat.
Di antaranya Dupan Padel di kawasan Dupan Square yang menjadi lapangan padel pertama di Kota Pekalongan sejak diresmikan pada 10 Agustus 2025.
Padel 99 Court di kawasan Krapyak yang diresmikan pada 30 Januari 2026 dengan konsep panoramic berstandar internasional.
"Dengan dukungan organisasi yang baru terbentuk serta fasilitas olahraga yang terus berkembang, PBPI Kota Pekalongan optimistis olahraga padel akan semakin diminati masyarakat sekaligus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang," ucapnya. (han/ida)