Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Belum Mengambil Bansos PKH Tahap 1, Tenang Masih Bisa Diambil, Ini Caranya

Lutfi Hanafi • Kamis, 27 Februari 2025 | 03:51 WIB
ANTRI BANSOS – Ratusan warga Kota Pekalongan saat antri mengambil bansos di Kantor Pos Kota Pekalongan.
ANTRI BANSOS – Ratusan warga Kota Pekalongan saat antri mengambil bansos di Kantor Pos Kota Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Pekalongan telah menerima Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 tahun 2025.

Namun, bagi penerima yang belum sempat mengambil bantuan sesuai jadwal, masih diberikan kesempatan mencairkan di Kantor Pos Pekalongan.

Pendamping PKH pada Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan, Niken Damayanti, menjelaskan, pencairan bantuan dimulai sejak Jumat 21 Februari 2025, dengan total 10.375 KPM sebagai penerima manfaat.

“Proses penyaluran telah dilakukan secara bertahap. KPM di Kecamatan Pekalongan Timur dan Pekalongan Utara dijadwalkan lebih dulu, disusul Kecamatan Pekalongan Selatan pada Sabtu 22 Februari 2025 dan Kecamatan Pekalongan Barat pada Senin 24 Februari 2025,” kata Niken Rabu 26 Februari 2025.

Namun, bagi KPM yang tidak sempat mengambil bansos sesuai jadwal, Niken tetap bisa mencairkannya langsung di Kantor Pos Pekalongan.

Bansos PKH tahap 1 tahun 2025 ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan.

Data penerima masih mengacu pada daftar penerima tahap 4 tahun 2024 dan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI.

“Bantuan ini diberikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi keluarga yang memiliki komponen tertentu seperti ibu hamil, balita, anak usia sekolah, penyandang disabilitas berat, serta lansia,” jelas Niken.

Jumlah bantuan yang diterima oleh setiap KPM bervariasi, tergantung pada komponen yang dimiliki.

Untuk ibu hamil dan balita, bantuan bisa mencapai Rp 750.000 per tahap, sementara anak sekolah menerima bantuan berkisar antara Rp 225.000 hingga Rp 500.000 per tiga bulan, tergantung jenjang pendidikan.

Lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan Rp 600.000 per tiga bulan.

Deputy Executive General Manager Kantor Pos Pekalongan, Seno Adi Agung Nugroho, menyatakan, pihaknya telah menyiapkan petugas dan fasilitas yang memadai guna memperlancar proses penyaluran bantuan.

“Kami telah mengatur jadwal pengambilan agar tidak terjadi antrean panjang. Namun, bagi mereka yang belum mengambil sesuai jadwal, tetap bisa mencairkannya di Kantor Pos. Kami mengimbau para penerima membawa dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Kartu PKH,” jelasnya.

Seno menekankan pentingnya penggunaan bansos untuk kebutuhan produktif seperti pendidikan dan kesehatan keluarga.

Salah satu penerima manfaat, Siti Aminah, warga Kelurahan Poncol, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini.

“Bantuan ini sangat membantu untuk membeli kebutuhan sekolah anak dan persiapan puasa. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan kami,” ucapnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bantuan sosial (bansos) #bansos #pkh #tahap 1 #kpm