Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Curug Gombong Kini Siap Jadi Jujugan Wisata Lagi, Ternyata Ada Peran Kelompok Ini

Lutfi Hanafi • Jumat, 30 Agustus 2024 | 22:57 WIB

BERSIHKAN: Mahasiswa KKN UNS saat bersihkan kawasan playground dan aula Curug Gombog di Pecalungan Batang.
BERSIHKAN: Mahasiswa KKN UNS saat bersihkan kawasan playground dan aula Curug Gombog di Pecalungan Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Tidak serta merta objek wisata alam, Curug Gombong di Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang ini, bisa dibuka kembali untuk umum. Karena sejak Covid-19 tahun 2021 lalu, sudah tutup. Bahkan tidak terurus dan kotor.

Kondisi di area curug banyak ditumbuhi rumput liar, banyaknya daun kering yang berserakan. Bahkan, tanaman di jalan masuk curug belum rimbun, sehingga terlihat gersang.

Aula di dekat curug utama dan kawasan playground juga ditumbuhi rumput dan tanaman perdu. Padahal bangunannya masih bagus dan berdiri kokoh.

Baca Juga: Lama Tidak Terurus Karena Badai Covid, Ini Kabar Terkini Curug Gombong di Pecalungan Batang

Curug Gombong sempat viral di masanya. Hampir semua warga, baik lokal hingga luar kota berkunjung. Dari sekedar berfoto hingga buat video musik di curug yang berada di Desa Gombong ini.

Prihatin dengan kondisi ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) tergerak untuk membersihkan. Dengan langsung berkoordinasi melalui Camat Pecalungan Adhi Baskoro dan Kepala Desa Gombong.

“Kami melihat potensi wisata yang besar di Curug Gombong ini,” kata Koordinator KKN UNS di Desa Gombong Muhammad Restu Putra Pratama, Jumat 30 Agustus 2024.

Baca Juga: Jaga Pangan Satwa, Rucika Palm Tanam 1.000 Pohon Buah di Curug Genting

Sehingga disayangkan, jika Curug Gombong ini terbengkalai dan tidak terawat. Untuk itu, mereka ingin membantu untuk membersihkan curug ini, dengan harapan keadaan curug akan lebih baik ke depannya.

Dari hasil koordinasi, pembersihan Curug Gombong mulai dibersihkan pada 16 Agustus 2024 kemarin. Dengan mengerahkan 160-an orang, dari mahasiswa KKN UNS, Perangkat Desa Gombong, kader Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Gombong, Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga setempat.

“Kami juga ikut menanam beberapa bunga, untuk memperindah jalan masuk ke area curug,” ucap Koordinator Kecamatan KKN UNS Lucky Triandika.

KOORDINASI: Warga Desa Gombong Pecalungan dan mahasiswa KKN UNS saat korodinasi usai bersihkan Curug Gombong.
KOORDINASI: Warga Desa Gombong Pecalungan dan mahasiswa KKN UNS saat korodinasi usai bersihkan Curug Gombong.

Dai hasil kerja bakti, kondisi wisata alam Curug Gombong sudah mulai terlihat rapi dan bersih.

Rerumput liar sudah mulai berkurang, penanaman tumbuhan lidah mertua di jalan masuk curug juga diharapkan akan tumbuh dan memenuhi jalan masuk curug sehingga lebih asri. Aula curug yang sebelumnya kotor, kini juga sudah lebih bersih.

“Untuk daun-daun kering yang berjatuhan perlu untuk dibersihkan secara rutin, dikarenakan begitu cepatnya daun-daun berguguran,” imbuh Lucky.

Usai pembersihan ini, dalam melalui Pemerintah Desa Gombong, pengelolaan wisata alam Curug Gombong akan diserahkan ke BUMDES setempat. Agar terus terawat dan bisa menjadi lahan mata pencaharian bagi warga sekitar.

Sementara itu, Dosen Pembimbing KKN UNS di Pecalungan Dr. Yusuf Kurniawan, berharap sejak awal adik-adik mahasiswa KKN memang dapat membantu mengidentifikasi potensi wilayah dan sumber daya manusianya.

Hal ini guna meningkatkan tingkat kesejahteraan hidup masyarakat setempat. Dan pengelolaan kembali Curug Gombong ini memang sangat tepat. (han/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#CURUG GOMBONG #kkn #Pecalungan #uns #Kabupaten Batang