KAJEN, METROPEKALONGAN.COM-KPU Kabupaten Pekalongan mulai memetakan bakal tempat pemungutan suara (TPS) rawan bencana. Disebutkan, paling parah di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto. Pasalnya semua titik di desa tersebut berpotensi tergenang rob saat hujan.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izaah mengatakan, pihaknya sudah memitigasi semua TPS yang rawan bencana. Mengingat Pemilu 2024 akan berlangsung saat musim penghujan (14 Februari 2024).
Pemetaan tidak hanya di wilayah pesisir seperti Jeruksari. Melainkan juga di wilayah atas yang rawan longsor. Namun, kata Izzah, wilayah pegunungan masih banyak titik aman yang jauh dari tebing. Hanya perjalanan distribusi logistik yang perlu dipikirkan.
"Nah, kalau di wilayah pesisir, seperti Jeruksari itu agak susah. Karena di sana semua titik sudah rawan rob. Tapi nanti kami cari solusinya," ujar Izzah.
Pihaknya mengakui, belum terpikirkan untuk membuat TPS apung di wilayah rob. Sebisa mungkin, kata Izzah, itu tidak ada.
"Kami akan cari dulu tempat yang agak tinggi di wilayah rob. Soal ini kami akan menggandeng pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polisi, dan TNI," ungkapnya.
Soal distribusi logistik ke rawan bencana, Izzah memastikan akan berjalan aman. Pihaknya akan menggandeng pihak ketiga untuk mengirim logistik dengan kendaraan tertutup.
"Pengalaman tahun 2019, itu aman. Kami gunakan kendaraan boks. Jadi tidak kena hujan," tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla