Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Sejumlah Momen Lucu saat Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Milik Warga Desa Klunjukan Kabupaten Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 16 Januari 2024 | 04:41 WIB
SERTIFIKAT PTSL: Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto saat penyerahan sertifikat tanah program PTSL di Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, kabupaten Pekalongan, Senin (15/1/2024).
SERTIFIKAT PTSL: Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto saat penyerahan sertifikat tanah program PTSL di Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi, kabupaten Pekalongan, Senin (15/1/2024).

KAJEN, METROPEKALONGAN.COM - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pekalongan, Senin (15/1/2024).

Dalam kunker tersebut, Menteri Hadi menyerahkan secara langsung sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Desa Klunjukan, Kecamatan Sragi.

Total ada 175 sertifikat yang diserahkan kepada warga desa tersebut. Namun hanya 20 sertifikat yang diserahkan langsung oleh Menteri Hadi.

Sejumlah momen lucu tercipta pada saat Menteri Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat tanah sambil duduk di pelataran rumah warga.

Antara lain ketika Hadi memanggil pemilik sertifikat satu per satu. Saat tiba pada urutan kesekian, Hadi nampak membaca nama pada salah satu sertifikat.

Tidak seperti urutan sebelumnya, Hadi kali ini tidak langsung menyebutkan nama yang tertera di sertifikat tersebut.

"Ternyata desa ini penuh rahmat, ya," ujar Hadi.

Tiba-tiba seorang bapak-bapak berdiri dan berjalan mendekati Hadi. Ternyata bapak-bapak tersebut memang bernama Rahmat. Warga lainnya pun akhirnya tertawa.

"Nah, ini, belum dipanggil sudah datang. Selamat, ya, Pak. Ini sertifikatnya," ucap Hadi sambil tersenyum diiringi tawa dan sorak warga.

Momen lucu lain, ketika Hadi menghentikan sejenak pembacaaan nama sertifikat dan berucap "ini kok cuacanya panas, ya", seorang warga langsung mendekat dan menyodorkan payungnya ke Hadi.

"Oh, tidak usah, Pak. Matur nuwun, matur nuwun," Hadi berdiri dan mempersilakan warga itu kembali. Warga tersebut meringis sambil berjalan ke posisinya kembali, warga lain tertawa lagi.

Ada pula percakapan lucu antara Hadi dan para ibu-ibu yang sudah berbaris di gang sejak sebelum Hadi tiba. 

Para ibu-ibu ini meminta foto bersama Hadi. Seusai foto, para ibu-ibu itu bilang terkesima dengan kumis Hadi. Hadi pun tertawa. 

"Ingin punya kumis juga, Bu?" jawab Hadi dan disusul tawa terbahak para ibu-ibu.

Usai kunker di Desa Klunjukan ini Hadi mengatakan, ke depan sertikat tanah akan dialihmedikan ke digital. Namun tidak dalam waktu dekat ini. 

"Nanti kalau sudah semua tertata (sudah menerima sertifikat tanah), batas kanan dan kiri bidang tanah warga kan jadi jelas, baik secara spasial maupun yuridis. Kalau sudah begitu nanti jadi akurat kalau kami unggah ke sistem digital"

"Yang terpenting sekarang masyarakat (yang sudah menerima sertifikat) sudah tenang, tidak akan dimainkan oleh mafia tanah," ucapnya. (nra/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#PTSL #kabupaten Pekalongan #Menteri Hadi Tjahjanto #pekalongan #ATR/BPN