KAJEN, METROPEKALONGAN.COM - Tanggul Sungai Bremi - Meduri di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, jebol pada Selasa 16 Januari 2024.
Hingga saat ini belum ada penanganan dari pihak terkait. Penanganan baru dilakukan oleh warga bersama TNI secara seadanya dengan gotong royong.
Lebar jebolan tanggul ini kurang lebih 3 meter. Titiknya masuk di wilayah Dukuh Sebakung. Air seketika masuk ke permukiman. Warga pun bergegas bergerak.
Tanggul di sepanjang sungai ini memang kerap jebol. Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-Taru) Kabupaten Pekalongan pun pernah menyebut, rata-rata tanggul di sepanjang sungai itu memang kritis. Terutama yang sisi timur.
Babinsa Koramil 12/Tirto Kodim 0710/Pekalongan Sertu Karyani mengatakan, menurut penuturan warga, tanggul jebol di Jeruksari itu terjadi usai hujan deras.
Ditambah rob yang saat itu sedang tinggi. Tanggul diduga tak mampu menahan volume air.
"Akhirnya kami turun bersama warga untuk mencegah banjir yang lebih tinggi. Meski dengan peralatan seadanya, kami susun pasir berisi tanah di jebolan," katanya.
Karung tersebut disusun, ditutupkan di titik jebolan. Saat ini kondisinya sudah cukup mengatasi. Namun tidak bisa menjamin bisa bertahan lama. Mengingat saat ini masih sering turun hujan.
"Iya, masih bisa diatasi dengan gotong-royong itu. Mudah-mudahan sih sungai segera surut biar air tidak limpas lagi ke permukiman warga," tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla