METROPEKALONGAN.COM, Semarang - Tabrak lari melibatkan mobil Agya dengan tiga pengendara motor terjadi di wilayah Kecamatan Mijen. Pengemudi mobil sempat kabur dan dikejar warga hingga menghilang setelah masuk tol Krapyak. Kasus ini akhirnya ditangani Denpom IV/5 Semarang karena pelaku anggota TNI.
Mobil Agya bernomor polisi H 1648 UN tersebut sempat mengalami kecelakaan dengan pengendara sepeda motor di wilayah Kecamatan Mijen. Namun pengemudi tidak berhenti malah terus tancap gas kabur ke arah BSB Mijen. Dalam perjalanan, mobil tersebut kembali terlibat kecelakaan dengan dua motor lain di dua tempat terpisah.
Warga yang geram sempat melempar sejumlah benda keras ke mobil tersebut. Bodi kendaraan pun terlihat penyok-penyok. Sejumlah pemotor juga mengejar mobil tersebut hingga gerbang masuk tol Krapyak. Sempat berhenti, tapi pengemudi motor kembali kabur. Para pemotor inipun tak bisa lagi mengejar di jalan tol.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung membenarkan adanya kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (1/7) malam. Pihaknya menyebut, tidak ada korban jiwa hanya kerugian materiil dan luka ringan yang dialami korban dari pengendara motor. "Mobil itu dari arah Mijen, BSB, nyerempet motor, terus kabur. Korbannya luka ringan," ungkapnya Senin (3/8).
Dari informasi yang dikumpulkan, [engemudi mobil yang ternyata anggota TNI akhirnya menyerahkan diri. Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan perkara tabrak lari pengemudi mobil Agya sudah dalam penanganan pihak TNI
"Pelaku diduga anggota TNI maka dilimpahkan ke Denpom TNI untuk penyelidikannya. Informasinya sudah dilimpahkan ke POM TNI untuk proses penyelidikan lebih lanjut," katanya. (mha/dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto