Pemprov Jateng Kirim Bantuan dan Relawan ke NTT, Ahmad Luthfi Pastikan Tepat Sasaran

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:23 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan untuk korban gempa di NTT
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan bantuan untuk korban gempa di NTT

 

METROPEKALONGAN.COM, Semarang - Sebanyak 16 personel gabungan bersama 1.115 paket bantuan diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi, Senin (17/8/2026). 

Bukan sekadar melepas logistik, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta seluruh personel memastikan bantuan benar-benar tiba di tangan warga yang membutuhkan.

Mereka membawa bantuan pangan, kebutuhan keluarga, perlengkapan tempat tinggal, obat-obatan, hingga dukungan tenaga kesehatan untuk penanganan masa darurat.

Luthfi mengatakan, kondisi di NTT terus dipantau. Karena itu, setibanya di lokasi, tim diminta langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan terkini.

“Jangan lupa, begitu nanti sampai di sana langsung ke gubernur, Bung Melki. Setiap hari kita update kegiatannya agar bantuan itu betul-betul tepat sasaran. Jadi, pastikan bantuan itu tepat sasaran,” kata Luthfi.

Baca Juga: Peringati HUT RI, Polres Pekalongan Kota, Doakan Warga NTT

Ia juga meminta para relawan mengutamakan keselamatan selama perjalanan yang akan ditempuh melalui jalur darat dan laut. Menurutnya, misi kemanusiaan tidak boleh dilakukan secara terburu-buru dengan mengabaikan keselamatan personel maupun bantuan.

“Jaga marwah Jawa Tengah. Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, bahwa Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Luthfi menegaskan, pengiriman kali ini baru merupakan tahap pertama. Pemprov Jateng telah menyiapkan skema bantuan lanjutan dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Pak Wagub dan Pak Sekda koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua. Ini baru tahap satu karena kondisi di sana fluktuatif sekali,” ujarnya.

Luthfi juga menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat NTT yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut.

“Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita atas meninggalnya saudara-saudara kita di wilayah NTT,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan, 16 personel yang diberangkatkan berasal dari BPBD Jateng, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta PMI Jawa Tengah.

Mereka dibagi dalam tiga fungsi utama, yakni Urban Search and Rescue (SAR), logistik, dan kesehatan. Tim tersebut akan membantu penanganan darurat sekaligus mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Untuk kebutuhan pangan, Jateng mengirim empat ton beras, makanan siap saji, biskuit, paket sembako, dan obat-obatan dengan total 3.795 paket.

Sebanyak 1.115 paket kebutuhan sandang dan keluarga juga diberangkatkan. Isinya antara lain matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, popok bayi dan dewasa, serta perlengkapan keluarga lainnya.

Tak hanya itu, sebanyak 6.587 paket kebutuhan papan dan perlengkapan pendukung turut dikirim. Bantuan tersebut berupa terpal, tenda gulung, tenda keluarga, dapur lapangan, lampu darurat, sabun cuci, sabun mandi, sampo, dan perlengkapan mandi.

Bantuan dihimpun dari sejumlah organisasi perangkat daerah Pemprov Jateng, BPBD Temanggung, BPBD Banjarnegara, Baznas Jawa Tengah, PMI Jawa Tengah, Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Yayasan Telogorejo, Phapros, serta sejumlah BUMD Jawa Tengah.

Untuk mendukung perjalanan misi kemanusiaan tersebut, rombongan membawa 10 kendaraan, terdiri atas enam truk, dua mobil double cabin, dan dua sepeda motor.

Rute yang ditempuh cukup panjang, yakni Semarang-Tanjung Perak-Lembar-Kayangan-Poto Tano-Sape-Labuan Bajo-Nagekeo hingga Ende.

Posko lapangan di Kabupaten Ende menjadi tujuan utama tim. Dari lokasi tersebut, relawan juga akan membantu pendistribusian logistik ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka. (*)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
gempa bumi NTT pemprov jateng jawa tengah Ahmad Luthfi Gubernur Ahmad Luthfi