Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

PGN Perluas Jalur Pasokan Gas Bumi ke Kawasan Industri Jatengland untuk Mendukung Pertumbuhan Industri Nasional

Ida Nor Layla • Sabtu, 22 Maret 2025 | 22:48 WIB
INFRASTRUKTUR GAS BUMI : Fasilitas Onshore Receiving Facility (ORF) Tambakrejo yang dikelola  PT Pertagas.
INFRASTRUKTUR GAS BUMI : Fasilitas Onshore Receiving Facility (ORF) Tambakrejo yang dikelola PT Pertagas.

METROPEKALONGAN.COM, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan dan pasokan gas bumi di Kawasan Industri Jatengland, Jawa Tengah.

Hal ini dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional. Menyusul Upaya pemerintah yang menargetkan peningkatan daya saing industri melalui pemanfaatan gas bumi.

Karena itulah, PGN menggandeng PT Jawa Tengah Lahan Andalan. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi untuk tenant di kawasan industri tersebut pada Senin 17 Maret 2025.

Kedua pihak akan berkoordinasi intensif untuk merealisasikan potensi penyaluran gas sesuai kebutuhan industri di Jatengland.

“PGN berkomitmen mendukung target tersebut dengan menyalurkan gas bumi ke Jatengland, yang pada tahap awal akan menggunakan moda beyond pipeline,” kata Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini.

Ratih optimistis kerja sama ini dapat berjalan lancar sehingga pemenuhan kebutuhan gas bumi ke Jatengland dapat segera direalisasikan.

PGN juga mengupayakan penyediaan pasokan gas yang andal untuk memenuhi kebutuhan industri di kawasan tersebut.

PGN saat ini mengelola infrastruktur gas bumi yang terintegrasi di Jawa Tengah, yang dapat menunjang distribusi gas ke Jatengland.

Melalui anak perusahaannya, PGN akan menyalurkan gas bumi dalam bentuk CNG dan LNG dari stasiun terdekat.

Selain itu, jaringan infrastruktur pipa juga terhubung dengan Pipa Cisem 1 dan Gresem, yang mengalirkan pasokan gas dari Jawa Timur.

Sejalan dengan Kementerian ESDM. Dengan integrasi infrastruktur gas bumi, pasokan gas bumi ke berbagai sektor industri di Jawa Tengah akan lebih terjamin dan stabil.

Integrasi sebagai salah satu langkah dalam mengoptimalkan potensi gas yang berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (Wilayah Kerja/WK Blora), Long Term Plan (LTP) WK Cepu (Lapangan Cendana - Alas Tua) dan WK Tuban (Lapangan Sumber-2).

PGN area Semarang melayani lebih dari 17.500 pelanggan yang meliputi rumah tangga, UMKM, komersial, industri dan pembangkit listrik.

Pada sektor Kawasan Industri, PGN area semarang melayani Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Kendal (KIK).

TANDA TANGAN MOU : PGN dan PT Jawa Tengah Lahan Andalan menandatangani Nota Kesepahaman penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi untuk tenant di kawasan industri Jatengland (17/3/2025).
TANDA TANGAN MOU : PGN dan PT Jawa Tengah Lahan Andalan menandatangani Nota Kesepahaman penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi untuk tenant di kawasan industri Jatengland (17/3/2025).

Pasca integrasi infrastruktur pipa gas bumi, penyaluran gas bumi di area Jawa Tengah berkisar 60 - 70 BBTUD dengan suplai pasokan dari Jambaran Tiung Biru (JTB) dan Kepodang.

Di area Semarang juga memiliki SPBG Kaligawe, SPBG Penggaron, dan  SPBG Mangkang untuk menyuplai CNG.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan tenant di Jatengland mendapatkan pasokan gas bumi yang stabil.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak dan mendorong pertumbuhan industri,” kata Andi selaku Direktur PT Jawa Tengah Lahan Andalan. (ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pgn #Jatengland #pasokan gas bumi