Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pedagang Pasar Sorogenen mulai Direlokasi ke Pasar Banjarsari, Dapat Nomor Undian Berapapun Tetap Bersyukur

Magang • Rabu, 30 Juli 2025 | 06:35 WIB
LEGOWO : Para pedagang Pasar Sorogenen mulai direlokasi ke Pasar Banjar Sari melalui pengundian lapak.
LEGOWO : Para pedagang Pasar Sorogenen mulai direlokasi ke Pasar Banjar Sari melalui pengundian lapak.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Relokasi pedagang dari Pasar Sorogenen ke Pasar Banjarsari Kota Pekalongan akan dilaksanakan pada awal Agustus 2025.

Meski proses pemindahan ini melibatkan pengundian nomor lapak yang bisa menimbulkan kekhawatiran soal posisi strategis, mayoritas pedagang tetap menunjukkan sikap yang legawa, bersyukur, dan optimistis.

Salah satu pedagang yang menyampaikan rasa syukurnya adalah Bu Mariyam, pedagang sayuran yang telah berjualan di Pasar Sorogenen selama lebih dari tiga tahun. Ia mendapat nomor lapak di bagian tengah pasar baru.

“Alhamdulillah, saya dapat di tengah. Tapi sekalipun saya dapat di pinggir atau belakang, tetap saya syukuri. Yang penting bisa terus berjualan dan menyambung hidup,” kata Bu Mariyam dengan nada ikhlas.

Sikap serupa diungkapkan oleh Bu Noti, pedagang ikan asin, yang menilai bahwa relokasi ini justru menjadi peluang baru.

Ia berharap, dengan fasilitas pasar yang lebih baik, pembeli akan semakin nyaman berbelanja.

“Di pasar yang baru lebih bersih, tidak banjir, dan ruang antarlapak lebih longgar. Nomor berapa pun tidak masalah, yang penting kami tetap punya tempat,” katanya saat ditemui,

Proses pengundian sendiri telah dilakukan pekan lalu oleh Dinas Perdagangan Kota Pekalongan. Pengundian berlangsung terbuka dan disaksikan langsung oleh para pedagang.

Meskipun sebagian masih memiliki kekhawatiran tentang kemungkinan kehilangan pelanggan lama akibat posisi lapak yang kurang strategis, namun semangat untuk tetap berdagang lebih mendominasi suasana.

“Namanya usaha, pasti ada tantangan. Tapi kalau pasarnya nyaman, bersih, dan aman, saya yakin pembeli juga akan senang datang. Tinggal bagaimana kami menarik pelanggan,” kata Pak Fadli, pedagang sembako.

Relokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dalam menata ulang pasar tradisional agar lebih tertib, higienis, dan aman dari genangan air serta risiko kebakaran.

Pasar Banjarsari yang menjadi lokasi baru telah direnovasi dengan desain yang lebih modern, sirkulasi udara yang baik, dan dilengkapi saluran air serta sistem keamanan yang memadai. (yanuarilhampengestu/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Pasar Sorogenen #kota pekalongan #Pasar Banjarsari