Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Putra Daerah Pemalang Buka Pintu Ibu Kota, Gen Z Diajak Tembus Industri Musik

Lutfi Hanafi • Rabu, 28 Januari 2026 | 01:38 WIB

 

KETERANGAN - Rendra dari Prema Svara Records saat berikan keterangan tentang audisi musisi Pemalang beberapa wkatu kemarin.
KETERANGAN - Rendra dari Prema Svara Records saat berikan keterangan tentang audisi musisi Pemalang beberapa wkatu kemarin.

METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Mimpi anak muda Pemalang menembus industri musik nasional kini menemukan jalannya.

Bertepatan dengan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang, label rekaman asal Jakarta, PT Prema Svara Records, membuka audisi khusus bagi talenta asli daerah, sekaligus mengajak Generasi Z untuk berani berkarya di Ibu Kota.

Audisi ini digelar mulai 27 hingga 31 Januari 2026, menyatu dengan kemeriahan perayaan hari jadi Pemalang yang jatuh pada 24 Januari 2026.

Momentum tersebut dipilih sebagai simbol lahirnya harapan baru bagi putra-putri daerah yang ingin meniti karier musik secara profesional.

 

Prema Svara Records didirikan oleh Rendra Nurwana, putra asli Pemalang yang dikenal luas sebagai Ketua Umum Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL).

Meski berbasis di Jakarta Selatan dan resmi berdiri di penghujung 2025, Rendra menegaskan bahwa akar lokal tetap menjadi napas utama label ini.

“Prema Svara Records hadir untuk menggali dan mengangkat potensi bakat musik putra-putri Pemalang, sekaligus membuka peluang bagi daerah lain agar bisa bersaing di tingkat nasional hingga global,” ujar Rendra, pada Senin 26 Januari 2026.

Berbeda dari label konvensional, Prema Svara Records dikelola oleh Generasi Z dengan semangat kolaborasi dan inovasi lintas genre.

Manajemen menargetkan karya-karya musisi binaannya tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.

“Musik daerah punya potensi besar jika dikemas dengan pendekatan kreatif yang relevan dengan pasar saat ini,” tambahnya.

Melalui audisi dan aksi sosial ini, Prema Svara Records ingin menegaskan perannya sebagai jembatan antara talenta lokal dan panggung besar Ibu Kota.

Harapannya, generasi muda Pemalang tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam memperkaya khazanah musik Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Tak hanya fokus pada industri kreatif, Prema Svara Records juga menaruh perhatian serius pada isu kemanusiaan.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, label ini menggandeng artis naungannya, Giusti Raka, untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Pemalang.

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan menyalurkan donasi kepada korban banjir di sejumlah wilayah Pemalang, termasuk korban banjir bandang di Pulosari.

“Industri musik juga punya tanggung jawab moral untuk hadir saat masyarakat mengalami kondisi darurat. Ini bentuk kepedulian nyata kami,” tutur Rendra. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pemalang #Prema Svara Records #PT Prema Svara Records #korban banjir #panggung #ibu kota