METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Tugas prajurit TNI kini tak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.
Di Pekalongan, para anggota TNI mulai dibekali keterampilan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesiapan Kompi Produksi Kodim 0710/Pekalongan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Makodim 0710/Pekalongan, Kamis 18 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Dirsismet Pusterad Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, unsur Polri, camat, lurah, serta jajaran Kodim.
Brigjen TNI Antoninho menjelaskan, pembentukan Kompi Produksi merupakan program strategis TNI Angkatan Darat untuk memperkuat ketahanan wilayah melalui sektor pangan.
Personel yang tergabung dalam satuan tersebut akan mendapatkan pelatihan khusus agar mampu mengelola sektor pertanian, perikanan, dan peternakan secara produktif.
“Kompi Produksi dibuat untuk memperkuat ketahanan wilayah dan ketahanan pangan. Mereka dilatih kemampuan pertanian, perikanan, dan peternakan sehingga mampu menciptakan kondisi ketahanan pangan yang kuat dan proporsional,” ujarnya.
Melalui program ini, TNI menurutnya tidak hanya hadir sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai motor penggerak produktivitas pangan yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, untuk pengembangan program di Pekalongan akan menyesuaikan karakteristik daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian maupun perikanan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan budidaya perikanan berbasis biosalin yang dinilai cocok dengan kondisi wilayah pesisir.
Program tersebut diharapkan menjadi kekuatan pendukung ketersediaan pangan, baik dalam kondisi normal maupun saat menghadapi situasi darurat dan bencana.
Wakil Walikota Pekalongan, Balgis Diab, menyambut positif program tersebut. Ia menilai keterlibatan TNI dalam sektor pangan akan memperkuat sinergi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas peserta sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI. Ke depan, ketahanan pangan di wilayah Pekalongan diharapkan semakin baik dan berkualitas,” katanya.
Dukungan serupa disampaikan Kabag Ops Polres Pekalongan Kota, Kompol Paryudi.
Menurutnya, pembentukan Kompi Produksi menjadi langkah konkret yang memperkuat kerja sama lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.(han)
Editor : Ida Nor Layla