METROPEKALONGAN.COM, Pati- Seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melakukan pelemparan pengguna jalan di Desa Bangsalrejo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Atas kejadian tersebut, personel Polsek Wedarijaksa bergerak cepat mengamankan situasi sekaligus memastikan tidak ada warga yang menjadi korban akibat aksi ODGJ tersebut.
Di lokasi, petugas mendapati seorang pria bernama S,35, warga Desa Bangsalrejo, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Polisi kemudian melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis agar situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun yang bersangkutan.
Setelah kondisi dapat dikendalikan, petugas mengevakuasi Santoso ke RSU Soewondo Pati untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta keluarga agar proses penanganan dapat dilakukan secara berkesinambungan.
"Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menerjunkan personel ke lokasi. Kecepatan respons sangat penting agar situasi tidak berkembang menjadi hal yang membahayakan masyarakat maupun yang bersangkutan," ujar Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro
Menurutnya, penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan dengan cara represif, melainkan harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan komunikasi yang baik. "Anggota kami dibekali untuk mengutamakan tindakan humanis sehingga proses evakuasi dapat berjalan aman tanpa menimbulkan kepanikan," jelasnya.
AKP Suntoro menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan. "Kami memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga, tetapi pada saat yang sama hak-hak ODGJ sebagai pasien juga harus dihormati dan dilindungi selama proses penanganan," katanya.
AKP Suntoro juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memancing emosi atau menyakiti ODGJ ketika menghadapi situasi serupa. Sebaliknya, masyarakat diminta segera menghubungi aparat agar penanganan dilakukan oleh petugas yang memiliki kewenangan. (dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto