METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kompetensi tenaga kesehatan RSUD Bendan Kota Pekalongan kembali mendapat pengakuan di tingkat Jawa Tengah. Dokter RSUD Bendan, dr. Rickky Kurniawan, Sp.B, FINACS, FICS, berhasil meraih Juara 1 Provinsi Jawa Tengah dalam kategori tenaga medis tanggap darurat bencana dan krisis kesehatan.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi RSUD Bendan sekaligus menegaskan kesiapan tenaga medis dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, terutama ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan secara cepat di tengah situasi bencana maupun krisis kesehatan.
Direktur RSUD Bendan, dr. Dwi Heri Wibawa, mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari kompetensi dan kesiapsiagaan yang selama ini terus dibangun di lingkungan rumah sakit.
“Alhamdulillah, dr. Rickky yang kami ajukan sebagai dokter teladan berhasil meraih Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk kategori tenaga medis tanggap darurat bencana dan krisis kesehatan,” ujar dr. Dwi Heri, Rabu (19/8/2026).
Penghargaan tersebut diterima bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Boyolali.
Baca Juga: Demo MBG dan Ekonomi Lemah, BEM UI Debat Dengan Polisi di HI
Setelah melewati tahapan seleksi tingkat Kota Pekalongan hingga provinsi, dr. Rickky kini dipersiapkan untuk menghadapi seleksi di tingkat nasional.
Setelah melewati tahapan seleksi tingkat Kota Pekalongan hingga provinsi, dr. Rickky kini dipersiapkan untuk menghadapi seleksi di tingkat nasional.
“Kami mohon doanya agar semuanya berjalan lancar dan bisa melaju ke tingkat nasional. Tahun ini tentu akan kami persiapkan sebaik mungkin,” imbuhnya.
Bagi RSUD Bendan, prestasi tersebut bukan sekadar penghargaan individu. Capaian itu menjadi dorongan untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Dr. Dwi Heri menegaskan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan akan terus dilakukan agar para dokter maupun tenaga medis semakin siap memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan berkualitas.
Baca Juga: Wali Kota Aaf Pastikan Korban SMPN 6 Dapat Pendampingan
Terlebih dalam kondisi darurat bencana dan krisis kesehatan, kemampuan tenaga medis tidak hanya dituntut dari sisi keilmuan, tetapi juga kesiapan mengambil keputusan serta memberikan penanganan secara tepat dalam situasi yang serba terbatas.
Terlebih dalam kondisi darurat bencana dan krisis kesehatan, kemampuan tenaga medis tidak hanya dituntut dari sisi keilmuan, tetapi juga kesiapan mengambil keputusan serta memberikan penanganan secara tepat dalam situasi yang serba terbatas.
Sementara itu, dr. Rickky Kurniawan mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraihnya. Ia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari dukungan RSUD Bendan dan seluruh tim yang selama ini bekerja bersama.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Prestasi ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk RSUD Bendan dan seluruh tim yang selama ini mendukung,” ungkapnya.
Menurut dr. Rickky, penghargaan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan ketika menghadapi bencana maupun krisis kesehatan.
Ia berharap capaian di tingkat Jawa Tengah dapat menjadi langkah berikutnya untuk membawa nama RSUD Bendan dan Kota Pekalongan bersaing di tingkat nasional.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dapat membawa nama Kota Pekalongan hingga tingkat nasional,” pungkasnya.(han)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto Sumber : metropekalongan.com