Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tenaga Kependidikan, TU, hingga Penjaga Sekolah di Kabupaten Batang Dapat Peluang Jadi PPPK Tahun 2024

Riyan Fadli • Senin, 1 April 2024 | 05:56 WIB
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang M. Arief Rohman. (Riyan Fadli Jawa/Pos Metro Pekalongan)
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang M. Arief Rohman. (Riyan Fadli Jawa/Pos Metro Pekalongan)

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pemerintah Kabupaten Batang tahun ini membuka peluang tenaga kependidikan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tenaga kependidikan ini berupa staf administrasi hingga penjaga sekolah.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang M. Arief Rohman mengatakan bahwa hal ini merupakan langkah positif untuk dunia pendidikan. 

“Kami dengan tulus menyambut perkembangan ini, terutama mengenai penunjukan dan seleksi status PPPK bagi tenaga kependidikan yang selama ini belum mendapat perhatian,” ujarnya, Minggu 31 Maret 2024.

Formasi yang diberikan menyesuaikan kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Batang. Sehingga belum bisa dipastikan jumlah formasi tenaga kependidikan yang akan dibuka. 

Selain itu, Ketua PGRI Kabupaten Batang itu juga berencana mengusulkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menunjuk staf pengajar dan non-pengajar. 

“Kami akan mengusulkan struktur penunjukan, tidak hanya untuk guru, tetapi juga untuk tenaga kependidikan. Jumlah penunjukan akan disesuaikan dengan kapasitas anggaran setempat, dan kami akan berusaha memanfaatkannya secara optimal,” jelasnya. 

Pihaknya berharap formasi yang dibuka cukup banyak. Sehingga bisa menampung banyak honorer. Baik guru maupun tenaga kependidikan.

Jumlah guru honorer sendiri masih ada 300 orang. Memasuki tahun 2024 ini, pengangkatan pendidik honorer menjadi PPPK sangat penting. Karena tahun 2025 sudah tidak ada lagi honorer. 

“Sedangkan untuk tenaga kependidikan ada sekitar 700 staf non-pengajar, termasuk penjaga sekolah, operator, dan administrator, dengan antusias menantikan kejelasan mengenai masa depan profesional mereka,” tandasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#TU #pgri #tenaga kependidikan #guru