Pelajar SD Penuh Percaya Diri Tampil di Festival Teater Bocah Batang

Riyan Fadli • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 18:22 WIB
LUWES: Sejumlah pelajar SD tampil penuh percaya diri memainkan seni peran di Pendopo Kabupaten Batang.
LUWES: Sejumlah pelajar SD tampil penuh percaya diri memainkan seni peran di Pendopo Kabupaten Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Rasa canggung dan gugup seolah sirna saat anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) ini naik ke atas panggung. Dengan penuh percaya diri, mereka unjuk gigi memainkan seni peran di hadapan penonton dalam ajang perdana Festival Teater Bocah 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (18/7/2026).

Totalitas para aktor dan aktris cilik ini salah satunya dibuktikan oleh Manda, 12, dan Nayla, 11, siswi kelas 6 SD yang tergabung dalam Teater Bintang perwakilan wilayah Banyuputih.

Meski ini adalah pengalaman pertama mereka berteater, keduanya mampu menghidupkan karakter yang menantang.

“Kalau Manda jadi Sari karakter antagonis dan Nayla jadi karakter baik hati. Ceritanya tentang dua penari Sintren yang bersaing berebut perhatian penonton, walaupun pas latihan sedikit sulit hafal, akhirnya pas pentas bisa karena dibaca tiap malam,” ujar dia.

Baca Juga: Bupati Batang Hapus Tradisi Proyek Numpuk Akhir Tahun, Tekan SILPA APBD

Keberanian dan kemampuan akting para siswa SD yang mewakili 12 Koordinator Wilayah (Korwil) se-Kabupaten Batang ini sontak menuai decak kagum.

Kepala Disdikbud Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, tak menyangka anak-anak SD tersebut bisa mendalami peran layaknya aktor profesional.

“Luar biasa mereka mampu membawakan peran masing-masing dengan sungguh-sungguh, bahkan ada karakter seorang guru SD yang ternyata dibawakan secara maksimal oleh seorang siswi kelas 6 SD. Tentunya, ini akan memudahkan anak dalam memiliki karakter yang baik untuk masa depannya kelak,” katanya.

Bambang menilai, panggung teater menjadi metode yang sangat efektif untuk melatih mental, kejujuran, dan kerja sama tim. Ia pun menitipkan pesan khusus agar semangat anak-anak ini terus berkobar.

 “Pesan saya, ketika sudah ada di atas panggung, jangan minder, bermainlah sebaik mungkin, bukan karena ingin menang dulu, tapi tampilkan yang terbaik saja,” tegasnya.

 

Penampilan apik para siswa ini tidak lepas dari proses penjaringan di tiap wilayah. Ketua Panitia Festival Teater Bocah 2026, Ahmad Saiful Muluq, menyebut bahwa pementasan ini adalah buah dari konsistensi para guru dan siswa, meski sempat menghadapi sejumlah kendala saat latihan.

“Karena mewakili tiap Korwil, tentu kami saring betul, agar bisa memberikan penampilan terbaiknya di hadapan penonton,” terangnya.

Muluq menekankan, tujuan utama festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan media pendidikan karakter anak sejak dini. Ia berharap semangat berkesenian para siswa SD ini terus berlanjut.

Baca Juga: Hidden Gem di Kabupaten Batang, Sensasi Ngopi di Atas Awan Desa Tombo

“Ke depan dimungkinkan akan disinergikan dengan gelaran FDP, tapi sekarang fokus kami supaya iklim berteater di Batang tetap terjaga dulu. Semoga proses pembentukan karakter positif melalui media teater ini bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Melihat antusiasme dan tingginya rasa percaya diri para siswa SD, Disdikbud Batang optimistis ke depan mereka bisa menjajal panggung yang lebih besar.

“Bisa jadi karena antusiasmenya tinggi, mereka bisa diikutkan dalam gelaran FDP, yang disesuaikan kategorinya masing-masing,” jelas Bambang.(yan/dit)

 

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
teater anak pentas pentas anak festival teater bocah 2026 Kabupaten Batang