Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Palang Tertutup, Pejalan Kaki Tewas Tersambar Kereta di Batang

R
Penulis: Riyan Fadli❯
Palang Tertutup, Pejalan Kaki Tewas Tersambar Kereta di Batang
LAKA: Suasana TKP kecelakaan di area rel kereta api di dekat Pasar Batang.

Advertisement

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rel perkeretaapian. Perjalanan Kereta Api (KA) 182A Kamandaka relasi Tegal–Semarang dilaporkan menyambar seorang warga di petak jalan antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Batang dekat Pasar Batang pada Senin 20 Juli 2026 pagi.

Berdasarkan informasi dari PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, peristiwa nahas tersebut terjadi tepatnya di KM 79+3/4 jalur hulu pada pukul 08.18 WIB. Akibat kejadian ini, KA Kamandaka terpaksa harus masuk ke Stasiun Batang pada pukul 08.19 WIB untuk dilakukan pemeriksaan darurat secara menyeluruh pada sarana rangkaian kereta.

Advertisement

“Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan tidak ada kerusakan pada rangkaian kereta. Setelah penyerahan PTGOK Nomor 001, KA 182A Kamandaka kembali diberangkatkan pada pukul 08.30 WIB. Insiden ini membuat perjalanan KA terlambat sekitar 10 menit,” jelas Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

Lebih lanjut, Luqman membeberkan kronologi berdasarkan keterangan dari masinis yang bertugas. Sebelum benturan terjadi, masinis sebenarnya sudah melakukan prosedur standar operasional dengan membunyikan Semboyan 35 (klakson lokomotif) secara berulang-ulang sebagai peringatan keras.

“Namun, orang tersebut tetap berada di jalur kereta api, sehingga insiden tertemper tidak dapat dihindari lagi. PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin atas kejadian ini,” terangnya.

Pihak KAI kembali mengimbau dengan tegas agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di area jalur rel perkeretaapian. Jalur kereta api adalah area tertutup yang sangat berbahaya bagi keselamatan nyawa dan kelancaran operasional kereta api.

Aagar kasus serupa tak terulang, KAI Daop 4 Semarang pun menggencarkan upaya preventif. Tercatat, sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, pihak KAI telah melakukan 212 kali sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dan 21 kali sosialisasi di sekolah-sekolah.

“Kami juga telah berhasil menutup 14 titik perlintasan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan. Ini adalah komitmen kami membangun budaya keselamatan bersama,” tegas Luqman.

Insiden ini terjadi saat palang pintu perlintasan sudah tertutup rapat. Berdasarkan keterangan para saksi mata di lokasi kejadian, korban nekat menyeberang lintasan meski bahaya sudah mengintai di depan mata. Kasi Bina Keselamatan Jalan dan Perlintasan Kereta Api Dinas Perhubungan Kabupaten Batang, Bambang Pitono, mengungkapkan bahwa warga sekitar dan para pedagang di area perlintasan sempat mencoba mencegah korban.

Advertisement

Artikel Terkait

Argo Sindoro dan Merbabu Hilang, Ini Penggantinya

Argo Sindoro dan Merbabu Hilang, Ini Penggantinya

Argo Sindoro dan Argo Merbabu berganti nama menjadi KA Muria mulai 1 Oktober 2026. Simak jadwal baru dan cara beli tiketnya

Waspada Modus Tiket KAI via PayLater, Ini Imbauannya

Waspada Modus Tiket KAI via PayLater, Ini Imbauannya

KAI Daop 4 Semarang mengingatkan warga soal penipuan tiket via PayLater. Pesan tiket sendiri lewat aplikasi resmi untuk cegah kerugian.

Libur Maulid Nabi 216 Ribu Pelanggan Gunakan Layanan KAI Daop 4, Jakarta Jadi Favorit

Libur Maulid Nabi 216 Ribu Pelanggan Gunakan Layanan KAI Daop 4, Jakarta Jadi Favorit

Sebanyak 216.158 pelanggan menggunakan kereta api di KAI Daop 4 Semarang saat libur panjang Maulid Nabi, Jakarta jadi tujuan favorit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer