METROPEKALONGAN.COM, Batang – Nasib nahas menimpa seorang bocah perempuan bernama Gea Colondro, 7, warga Gang Jamban Kidul RT 03/RW 02, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Siswi kelas 1 SD ini meregang nyawa akibat tersedak bakso saat sedang asyik bermain bersama teman-temannya di halaman rumah, Kamis 17 September 2026 sore.
Kasatreskrim Polresta Batang, Kompol Bintoro Tio Pratama membenarkan adanya insiden memilukan tersebut. Ia menjelaskan, petaka yang merenggut nyawa bocah malang itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat itu, korban tengah bermain dengan temannya yang bernama Kayla sembari memakan bakso yang dibungkus di dalam plastik.
"Berdasarkan keterangan yang dihimpun, awal mula kejadian diketahui saat saksi bernama Nilna berteriak dari luar rumah mengabarkan bahwa korban tersedak. Mendengar teriakan tersebut, saksi lain yakni Hasan dan Sri Maini yang berada di dalam rumah langsung bergegas keluar," terangnya.
Baca Juga: Gadis Cantik Karyawan KITB Tewas Ditabrak Truk di kawasan Industropolis Batang
Setibanya di luar, saksi mendapati korban sudah dalam keadaan sangat lemas dan bersandar pada Nilna. Kepanikan pun sempat terjadi. Saksi Hasan berupaya memberikan pertolongan pertama dengan cara menepuk-nepuk punggung korban agar makanan yang menyumbat bisa keluar.
Karena tak kunjung membaik, ibu korban, Muindahwati, segera membawa putrinya ke Bidan Desa setempat, Agustina Fitriani. Namun, saat diperiksa oleh bidan, korban sudah dalam kondisi tidak sadar, pupil mata tidak merespon, dan ujung bibir membiru.
Bidan desa langsung menyarankan agar korban segera dilarikan ke Puskesmas Blado I karena kondisinya yang sudah sangat lemas. Namun nahas, sesampainya di puskesmas, tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Lebih lanjut, dari hasil visum luar dan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Blado I yang dipimpin Kepala Puskesmas dr. Dian Permaisuri, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Terkait adanya darah yang keluar dari hidung dan mulut korban, pihak medis menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan dampak medis dari kondisi tersedak. Karena korban kekurangan oksigen (hipoksia) yang parah, sehingga menyebabkan pecahnya pembuluh darah.
Atas kejadian memilukan ini, jajaran Polresta Batang telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. (yan)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan