Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Soal Jalan Rusak di Rembun yang Ditanami Pohon Pisang oleh Warga, Begini Penjelasan dan Tanggapan Pemkab Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 25 Januari 2024 | 00:09 WIB
JALAN RUSAK: Kondisi jalan rusak di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan yang ditanami pohon pisang oleh warga.
JALAN RUSAK: Kondisi jalan rusak di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan yang ditanami pohon pisang oleh warga.

METROPEKALONGAN.COM, KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pekejaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) menanggapi soal jalan rusak di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan.

Belakangan ini di sepanjang ruas tersebut tampak ditanami beberapa pohon pisang oleh warga.

Salah satu fotonya diunggah di akun instagram @pekalonganinfo pada Selasa 23 Januari 2024 lalu, dan seketika menuai banyak komentar.

Ketua DPU-Taru Kabupaten Pekalongan Murdiarso menjelaskan, jalan rusak tersebut masih satu ruas dengan yang pihaknya perbaiki pada 2023 lalu.

Memang belum tuntas, karena perbaikan sejak awal diproyeksikan untuk bertahap.

"Memang baru separo waktu itu. Nah, yang separo, yang masih rusak itu sedang akan kami lanjut perbaiki tahun ini," jelasnya, Rabu (24/1/2024).

Ia menegaskan, alokasinya sudah masuk dalam APBD 2024. Pagu anggaran yang diusulkan sebesar Rp 1,2 miliar.

DPU-Taru saat ini sedang menggarap dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), lalu setelah itu selesai tinggal masuk ke proses pengadaan atau lelang proyeknya.

"Kalau pelaksanaan fisiknya (pengerjaannya) sekitar April atau Mei. Jadi kami harap masyarakat bisa sedikit bersabar karena memang dalam pelaksanaan pembangunan itu kan tidak bisa selalu langsung tuntas, ada tahapan," tuturnya.

Sementara itu salah seorang warga setempat mengatakan, ruas jalan tersebut memang jomplang.

Separo dalam kondisi bagus, separo lagi rusak parah. Pengendara kerap kerepotan dan was-was saat melintas di jalan yang rusak itu. Terlebih ketika usai diguyur hujan.

Ia menyayangkan jalan yang setiap hari dilintasi warga Rembun untuk akses keluar-masuk desa itu rusak parah. Apalagi jalan tersebut juga jadi akses warga ziarah ke makam.

"Ini juga jalan penghubung dengan Desa Tengeng. Kami berharap sih semoga segera diperbaiki biar mobilitas warga kembali lancar," tandasnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #jalan rusak #Rembun #ditanami pohon pisang #siwalan