METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Warga Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Keabupaten Pekalongan, kini sumringah.
Pasalnya, ruas jalan Timbangsari-Songgodadi yang berada di Desa Wonosido sudah rampung diperbaiki.
Kondisinya kini mulus, membuat warga Desa Wonosido tak lagi was-was melintas di jalan Timbangsari-Songgodadi tersebut.
Menurut cerita, sebelumnya ruas Timbangsari-Songgodadi ini rusak parah dan belum pernah tersentuh perbaikan sejak tahun 90-an.
"Sejak 90-an jalan ini rusak, tapi ini sudah diaspal. Sudah bisa kami rasakan manfaatnya. Terima kasih sekali Pemkab Pekalongan," kata Kepala Desa Wonosido Winarso.
Proyek perbaikan ruas Timbangsari - Songgodadi ini menelan dana hingga Rp 5,2 miliar.
Ruas Timbangsari-Wonosido ini memang akses penting bagi mobilitas sehari-hari warga karena menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Lebakbarang.
Selain Timbangsari - Songgodadi, Pemkab Pekalongan juga memperbaiki ruas Lolong - Mendolo, Kecamatan Karanganyar.
Ruas Lolong-Mendolo menghubungkan Kecamatan Karanganyar dengan Lebakbarang, poyek perbaikannya bernilai Rp 1 miliar.
Tak hanya jalan, Pemkab Pekalongan juga memperbaiki jembatan Merah, di Kecamatan Karanganyar.
Jembatan ikonik peninggalan Belanda yang terletak di Desa Lolong ini diperbaiki dengan nilai proyek Rp 2 miliar.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan masih akan terus menjadi program prioritasnya ke depan.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Pekalongan tanpa memandang letak daerah atas atau daerah bawah, bagi kami semua perlu mendapatkan perhatian," ujarnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla