METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Atlet-atlet Kontingen Kabupaten Pekalongan peraih medali pada ajang Porprov 2023 sambat.
Mereka belum menerima bonus yang pernah menetap di Pemkab Pekalongan. Padahal Porprov sudah selesai setengah tahun yang lalu.
Salah satu atlet Atik Safitri, 22, mengatakan bonus itu awalnya dijanjikan cair pada November 2023.
Lalu mundur ke awal tahun 2024. Kemudian terakhir dikabarkan akan cair pada Maret 2024.
“Tapi ini sudah pertengahan Maret belum ada kejelasan juga,” ungkap atlet petanque peraih medali perak dan perunggu pada Poprov 2023.
Baca Juga: Polemik di Cabang Olah Raga Panjat Tebing di Kabupaten Batang Berakhir Damai
Atik dan kawan-kawan makin geram karena mendapat kabar dari atlet lain di luar Kabupaten Pekalongan sudah cair.
“Dari seluruh daerah di Jawa Tengah, hanya Kabupaten Pekalongan yang belum mencairkan bonus atlet,” ucapnya di redaman tiga atlet lainnya.
Pada kejuaran Porprov 2023, Kabupaten Pekalongan total meraih 37 medali. Terdiri atas 2 medali emas, 14 perak, dan 21 perunggu.
Atik mengatakan, perolehan itu memang tidak memenuhi target. Namun para atlet tetap menjanjikan mendapat bonus. Besarannya belum jelas berapa.
Baca Juga: RB Serahkan Tropi Pertandingan Sepak Bola Wanita, Siap Gelar 6 Bulan Sekali
“Karena tidak memenuhi target, mungkin besaran bonusnya seperti saat Porprov 2018,” ungkapnya.
Pada Porprov 2018, kontingen Kabupaten Pekalongan juga tidak mencapai target.Namun bonus tetap cair sesuai janji.
Waktu itu, kata Atik, bonus per medali emas senilai Rp 50 juta, perak Rp 30 juta, dan perunggu Rp 20 juta.
"Itu cair dua kali, langsung ke rekening atlet. Tahap pertama dua bulan setelah porprov, tahap kedua sebelum lebaran. Lancar tidak ada masalah. Berberda dengan sekarang," ujarnya.
Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan, anggaran untuk bonus atlet ini sebenarnya sudah disiapkan.
Memang alokasinya pada APBD 2024. Itu bukan hanya bonus untuk peraih medali pada ajang Porprov 2023. Melainkan juga untuk atlet penyandang disabilitas berprestasi yang tergabung dalam National Paralympic Committe Indonesia (NPCI).
"Semuanya sudah disiapkan, tinggal nanti kami sampaikan ke pimpinan untuk kapan akan diserahkan. Ini masih proses. Soal kapannya, lebih cepat lebih baik. Syukur-syukur bisa sebelum lebaran ini," tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla