METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Warga Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan yang terdampak banjir bandang menggelar aksi.
Mereka memblokade jalan masuk truk material ke pabrik sepatu.
Warga menuntut pekerja pembangunan pabrik ikut gotong-royong membersihkan material dan lumpur sisa banjir bandang.
Pasalnya, tuding warga, pabrik itulah yang menyebabkan petaka di Desa Wangandowo.
"Kami minta pihak perusahaan membantu bersih-bersih akses jalan. Itu di sana banyak lumpur. Bersihkan dulu, baru masuk kerja lagi," kata Ketua RW 01, Desa Wangandowo, Dwi Utomo.
Warga kemudian ditemui oleh Penanggung Jawab Social Responsibility PT HAI Ahmad Nur Husein.
Ia mengatakan, bahwa perusahaanya telah membentuk empat tim untuk menangani dampak kejadian banjir bandang.
Empat tim itu, sebut Husein, yang pertama bertugas melakukan koordinasi dengan warga.
Tim kedua mendata kerugian dan jumlah korban terdampak.
Lalu ketiga, tim yang mengerahkan alat-alat untuk membantu pembersihan akses jalan dan rumah apabila diperlukan.
"Lalu yang keempat ialah tim yang mengatur bagaimana selama masa konstruksi, (kejadian) ini agar tidak terjadi kembali. kami dari perusahaan mengucapkan permohonan yang sebesar-besarnya kepada warga," ucapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla