METROPEKALONGAN.COM - Sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan 2025 atau 1446 Hijriyah.
Bulan Ramadan selalu jadi berkah bagi para penjaja jajanan atau makanan ringan yang biasa disebut takjil.
Selain ngabuburit, ada fenomena lain yang hanya terjadi pada Ramdan, yakni fenomena berburu takjil.
Banyak orang yang sengaja menyempatkan keluar rumah menjelang waktu berbuka puasa untuk berburu takjil.
Takjil biasanya disajikan sebagai makanan pembuka saat berbuka puasa sebelum menyantap makanan berat.
Di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hampir di semua jalan banyak ditemui para penjaja takjil.
Baca Juga: Polisi dan Tentara di Batang Olahraga Bareng Jaga Kekompakan Jelang Ramadan
Di sejumlah tempat, bahkan kerap berjejal orang pemburu takjil sampai membuat macet lalu lintas.
Sebab menang tempat-tempat itu banyak takjil yang dijual, lengkap dan beranekaragam.
Berikut 4 rekomendasi tempat berburu takjil di Kabupaten Pekalongan yang terkenal sebagai surganya takjil karena lengkap, enak, dan beranekaragam.
Baca Juga: Polres Pemalang Gelar Operasi Keselamatan Candi 2025 Jelang Ramadan dan Idul Fitri
1. Jalan Raya Wonopringgo
Kalau tidak siap dengan kemacetan, baiknya hindari melintas Jalan Raya Wonopringgo saat sore pada bulan Ramadan.
Terutama di jalan dekat Pasar Wonopringgo.
Sebab hampir bisa dipastikan lalu lintas di jalan ini akan macet atau paling tidak padat saat waktu menjelang buka puasa.
Jalan ini sudah terkenal sebagai surganya para pemburu takjil.
Hampir semua jenis makanam ringan atau takjil ada di sini. Mulai dari makanan tradisional sampai kekinian.
Baca Juga: Jembatan Bailey Tembelan Petungkriyono Diperkirakan Rampung Sebelum Ramadan
Jajanan khas bulan Ramadan macam kolak, bubur biji salak, bubur sagu, es barteh (timun suri), dan sebagainya, bisa dipastikan ada di sini.
Ada pula kluban, keong, bothok, aneka gorengan, hingga kerupuk berbagi jenis.
Jajanan-jajanan sepanjang masa seperti siomay, batagor, bakso tusuk, cilok, tentu ada.
Tak hanya jajan, lauk pauk untuk makan berat pun lengkap. Sebab di jalan ini ketika bukan bulan Ramadan pun memang banyak warung-warung makan.
Baca Juga: Ini Agenda Kegiatan Pelajar Selama Ramadan 2025
2. Jalan Laksamana Yos Sudarso atau Jalan Raya Kepatihan-Bebel
Surga pemburu takjil di Kabupaten Pekalongan berkutnya adalah di sepanjang Jl. Laksamana Yos Sudaro, Kecamatan Wiradesa-Wonokerto, atau jalan raya penghubung Kepatihan-Bebel.
Lalu lintas di jalan ini juga akan padat saat sore pada bulan Ramadan.
Di sepanjang jalan ini, berderet penjual jajanan. Jangankan saat Ramadan, ketika hari biasa pun sudah ramai.
Apalagi kini sudah ada Kawasan Terpadu Desa Bebel atau Kompleks Ruko Ki Suryan Ampuh, membuat jalan ini makin menjadi pusat jajanan.
Agak berbeda dengan Wonopringgo, di sepanjang Jl. Laks. Yos Sudarso ini lebih banyak jajanan-jajanan segmen anak muda.
Gerobak-gerobak jajanan yang biasanya keliling, saat sore Ramadan kebanyakan mereka akan mangkal di jalan ini.
Jajanan yang bisa ditemui di antaranya pempel, batagor, siomay, seblak, bakso tusuk, cilok, crepes, tahu gejrot, kebab, burger, dan sebagainya.
Baca Juga: Pemilik Toko Elektronik Ini Rutin Berikan Santunan Sembako Saat Ramadan
3. Kawasan Pujasera Sragi
Kawasan Pujasera Sragi juga menjadi surganya para pemburu takjil.
Sama halnya di Jalan Laksamana Yos Sudarso, kawasan ini memang menjadi pusat jajanan saat hari biasa.
Bedanya, Kawasan Pujasera Sragi tak sepanjang Jalan Laksamana Yos Sudarso.
Penjaja takjil hanya terpusat di sekitaran pertigaan kawasan ini sehingga kemacetan lalu lintas kerap tak terhindarkan.
Baca Juga: Tenang, Stok Gas Elpiji 3 Kg selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri di Kota Pekalongan Aman
Kalaupun ada penjual takjil di jalan-jalan menuju kawasan ini, jumlahnya tak banyak.
Jajanan yang dapat dijumpai di Kawasan Pujasera Sragi meliputi tahu gejrot, kebab, kue pukis, siomay, batagor, pempek, gorengan, teci, sempolan, dan lain sebagainya.
4. Jalan Raya Capgawen-Kwayangan Kedungwuni
Berikutnya adalah Jalan Raya Capgawen-Kwayangan, Kecamatan Kedungwuni.
Sulit untuk dibantah bahwa kawasan ini merupakan surganya para pemburu takjil.
Letaknya yang berdekatan dengan Pasar Kedungwuni, sekolah, dan berada di jalur lintasan perdagangan, membuat kawasan ini nyaris tak pernah sepi saat bukan bulan Ramadan.
Saat Ramadan, kecil kemungkinan jalan ini tidak macet.
Penjaja-penjaja jajanan baru bermunculan, sedangkan yang lama tetap buka.
Pilihan takjilnya juga lengkap, mulai dari jajanan sepanjang masa hingga yang kekinian.
Baca Juga: Safari Ramadan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Sapa Warga di Masjid-Masjid, Ini yang Disampaikan
Pemburu takjil bisa menemukan beranekaragam jajanan di sini.
Ada siomay, batagor, pempek, crepes, kebab, aneka minuman es, tahu gejrot, sempolan, takoyaki, dan lain sebagainya.
Itulah 4 rekomendasi tempat berburu takjil di Kabupaten Pekalongan yang terkenal sebagai surganya takjil.
Sebentar lagi Ramadan, di antara 4 rekomendasi tadi, mana yang akan layak kita serang terlebih dahulu? (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla