METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Ahmad Ridhowi menyatakan dukungan penuh atas program Presiden Prabowo Subianto soal pembentukan Kopdes Merah Putih.
Ia menilai, kopdes sejalan dengan spirit pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) ini mengatakan, pembangunan ekonomi nasional tidak bisa hanya berfokus di level atas.
Melainkan, kata dia, justru musti dimulai dari bawah. Menurut pandangannya, desa merupakan fondasi utama dalam pembentukan kemandirian ekonomi.
"Penguatan ekonomi tidak bisa hanya berpusat di atas. Justru dimulai dari lingkungan terkecil seperti RT, RW, hingga desa. Di situlah koperasi desa akan memainkan peran vital,” ucapnya saat ditemui sejumlah awak media usai mengikuti Muswil VI PAN Jawa Tengah secara daring di Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu 11 Mei 2025.
Ia mengungkapkan, kopdes ini sebagai langkah penting dalam memperkuat struktur ekonomi dari level akar rumput.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Pekalongan Target Tahun 2027 Sudah Kembali Berkantor di Gedung Semula
Ia optimistis apabila Kopdes Merah Putih dijalankan dengan baik dan menyeluruh, akan memperkuat struktur ekonomi baik di tingkat daerah hingga nasional.
"Kami yang duduk di DPRD Kabupaten Pekalongan, khususnya di Fraksi PAN, menyambut baik dan mengawal program ini serta tentu saja akan beri support ke desa-desa supaya segera terbangun kopdes tersebut," ujar dia.
Ridhowi mengatakan, dalam pengamatannya, sejumlah desa di Kabupaten Pekalongan sudah ada yang mulai menggelar musyawarah pembentukan Kopdes Merah Putih.
Ia menilai ada antusiasme desa terhadap program tersebut. Menurutnya, sebagai tahapan awal itu patut diapresiasi.
"Kabupaten Pekalongan ini saya lihat sudah mulai ada geliat itu. Mungkin saat ini masih terus berjalan dan meluas. Kami akan terus kawal dan dukung antusiasme ini," katanya.
Ia menambahkan, pengawalan awal DPRD terhadap program ini akan berkutat soal perencanaan desa dalam mempersiapkan pembentukan Kopdes.
Menurutnya juga mesti ada penyuluhan sebelum koperasi resmi beroperasi.
Edukasi itu, kata dia, jadi kunci agar koperasi nantinya dapat berjalan mandiri dan berkelanjutan.
“Jangan sampai koperasi dibentuk tanpa arah yang jelas. Masyarakat perlu diedukasi agar benar-benar paham konsep dan cara kerjanya,” jelasnya.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Pekalongan Siap Kawal Usulan Musrenbang Kecamatan Masuk RKPD
Ridhowi optimistis, apabila ada pendampingan yang baik, Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor utama dalam menggerakkan ekonomi desa dan memberi kontribusi nyata bagi ketahanan ekonomi nasional. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla