METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Rehabilitasi Jembatan Kesambi, Desa Legokclile, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, rampung.
Kini lebih layak dan aman dilintasi, bukan berupa jembatan sasak lagi.
Jembatan diresmikan oleh Wakil Bupati (wabup) Sukirman, belum lama ini.
Baca Juga: Jadi Lokasi Favorit Meledakkan Mercon, Jembatan Panjang Kesesi Dipatroli Polisi
Kepala Desa Legokclile Wintoro mengatakan, jembatan tersebut pertama kali dibangun tahun 1982.
Jembatan sasak dibangun saat itu untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga saat itu.
Sejak saat itu jembatan belum pernah direhabilitasi secara total. Masih berupa jembatan sasak.
Baca Juga: Jembatan Bailey Tembelan Petungkriyono Sudah Bisa Dilintasi, Kecuali untuk Kendaraan Bertonase 2 Ton
Baru pada tahun 2024 mulai direhab total menjadi jembatan permanen.
Wintoro mengatakan, pengerjaan jembatan menggunakan Dana Desa tahun 2024 tahap II akhir.
Panjang jembatan 42 meter (termasuk plat) dan lebar 4 meter. Seluruhnya dikerjakan oleh tenaga warga setempat.
Baca Juga: Hampir Rampung, Progres Pembangunan Jembatan Bailey di Tembelan Petungkriyono Sudah 90 Persen
“Pengerjaan ini murni pemberdayaan masyarakat Legokclile, dan saya pimpin langsung,” kata Wintoro.
Jumat malam 16 Mei 2025, jembatan tersebut diresmikan oleh Wabup Pekalongan Sukirman.
Acara dirangkai dengan pagelaran seni budaya Legenonan Wayang Golek “Ngudi Laras” oleh Ki Dalang Hadi Tasmoyo.
Baca Juga: Jembatan Bailey Tembelan Petungkriyono Ditarget Rampung Sebelum Lebaran
Sukirman menyampaikan, jembatan tersebut terwujud berkat inspirasi dan semangat kebersamaan masyarakat Desa Legokclile.
“Berdirinya jembatan ini merupakan dorongan inspirasi kita semua. Apalagi Pak Kades ini merupakan Kades senior yang terus memberikan suri tauladan bagi yang lain agar mempunyai dorongan, gebrakan, atau terobosan yang bagus,” ungkap Wabup Sukirman. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla