Pompa Air Rusak, Desa Tegaldowo-Jeruksari Masih Tergenang, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tinjau Lokasi

Nanang Rendi Ahmad • Dipublikasikan Rabu, 4 Juni 2025 | 03:00 WIB

TINJAU BANJIR: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu saat meninjau Desa Tegaldowo dan Jeruksari yang masih tergenang banjir, Selasa (3/6/2025).
TINJAU BANJIR: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu saat meninjau Desa Tegaldowo dan Jeruksari yang masih tergenang banjir, Selasa (3/6/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Desa-desa pesisir di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, masih tergenang banjir.

Terutama di Desa Tegaldowo dan Jeruksari. Kondisi ini diperparah dengan rusaknya salah satu pompa air vital yang berada di Desa Jeruksari.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama Anggota Komisi X DPR RI Ashraff Abu meninjau sejumlah titik pengumpulan, Selasa 3 Juni 2025.

Baca Juga: Tanggul Jebol di Perbatasan Pekalongan Banjir Makin Parah, Minta Gubernur Turun Tangan

Fadia mengatakan, pompa air yang rusak itu dibangun dengan dana Rp 3 miliar.

Belakangan ini tidak berfungsi akibat ada kerusakan pada komponen kabel.

"Kami sedang mencoba perbaikan. Komponen kabel itu tidak tersedia di Indonesia, kami harus pesan dari Jerman. Ini sudah kami pesan, insyaallah Juni ini datang dan bisa segera dipasang," ungkapnya.

Baca Juga: Embung Kalipucang Digadang-Gadang Tangani Banjir dan Kekeringan Perkotaan di Kabupaten Batang, Butuh Rp 26 Miliar

Fadia menyampaikan, pemkab tak akan menutup mata untuk menangani banjir rob di pesisir Kabupaten Pekalongan.

Peninjauan ke lokasi banjir ini, katanya, juga wujud komitmennya mengatasi masalah tersebut. 

Ia menegaskan, pemkab tidak menunggu bantuan dari pusat atau provinsi untuk mengambil langkah dini mengatasi banjir rob.

Baca Juga: Reses Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Ahmad Ridhowi di Wonokerto, Pencegahan Banjir dan Rob Jadi Aspirasi Utama

Salah satu langkahnya adalah membangun banyak rumah pompa.

Saat ini, lanjut dia, rumah pompa baru tengah dibangun di wilayah lain selain Tirto.

Di antaranya Desa Siwalan dan Depok, Kecamatan Siwalan.

Baca Juga: Kerugian Akibat Bencana Longsor dan Banjir Bandang Kabupaten Pekalongan Capai Rp 473 Miliar

Rumah pompa itu dibangun menggunakan anggaran daerah. 

“Kami harus kerja cepat, tidak usah tunggu ini-itu. Tahun ini langsung kami bangun rumah pompa di Siwalan dan Depok,”ucapnya.

Selain rumah pompa, upaya lain yang akan dilakukan Pemkab Pekalongan adalah menanam mangrove di kawasan pantura, Kamis 5 Juni 2025. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
Sumber : Metro Pekalongan
rumah pompa kabupaten Pekalongan banjir Bupati Pekalongan Fadia Arafiq rob Desa Jeruksari desa tegaldowo tirto