Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kemenag Kabupaten Pekalongan Gandeng Dindukcapil, Tertibkan Adminduk Siswa Madrasah

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 17 Juni 2025 | 15:48 WIB

KOLABORASI: Kemenag dan Dindukcapil Kabupaten Pekalongan kolaborasi menertibkan adminduk siswa madrasah. Dua instansi ini meluncurkan program Pandu Ceria, Kamis (12/6/2025).
KOLABORASI: Kemenag dan Dindukcapil Kabupaten Pekalongan kolaborasi menertibkan adminduk siswa madrasah. Dua instansi ini meluncurkan program Pandu Ceria, Kamis (12/6/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Administrasi kependudukan (Adminduk) anak-anak madrasah atau RA (Raudhatul Athfal) di Kabupaten Pekalongan bakal ditertibkan.

Pasalnya, masih banyak data siswa yang tidak cocok dengan data kependudukan. Mulai dari kesalahan penulisan nama hingga data orang tua.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan Ahmad Farid mengatakan, ketidaksinkronan itu terlihat pada data EMIS (Sistem Informasi Manajemen Pendidikan) dengan data kependudukan.

Baca Juga: Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief Tegaskan Belum Ada Informasi Terkait Pembukaan Visa Furoda

EMIS merupakan sistem pendataan pendidikan yang dikelola Kemenag. 

“Ada perbedaan atau kesalahan penulisan nama, tempat tanggal lahir, data orang tua, dan lain sebagainya. Bahkan ada anak yang ketika daftar Roudhotul Atfal belum memiliki NIK,” jelasnya. 

Untuk menertibkan persoalan itu Kemenag menggandeng Dindukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga: Terbesar dalam Sejarah, Menag Nasaruddin Umar Lantik 71 Ribu PPPK Kemenag RI

Kolaborasi dua instansi ini menelurkan program "Pandu Ceria" alias Pelayanan Terpadu Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Kementerian Agama.

Kerjasama tersebut diharapkan dapat membereskan masalah ketidaksinkronan data siswa madrasah.

Antara lain dengan menerbitkan dokumen kependudukan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan penulisan. 

Baca Juga: Kemenag Imbau Jemaah Haji Perhatikan Pola Konsumsi Makan

“Sehingga manfaatnya, siswa jadi tertib administrasi ketika masuk MI. Supaya saat akan masuk ke jenjang lebih tinggi tidak ada kendala data dalam EMIS maupun dalam e-Ijazah,” ujar Farid. 

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan Ajid Suryo Pratondo mengakui, pertambahan penduduk memang harus dibarengi pelayanan yang cepat dan tepat.

Kalau tidak, katanya, beban pelayanan adminduk semakin berat.

“Dengan kerja sama ini, kami harap semua anak-anak RA memiliki data kependudukan yang lengkap dan tidak timbul kendala di kemudian hari,” ucapnya. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#dindukcapil #kabupaten Pekalongan #madrasah #adminduk #Raudatul Athfal #emis #kemenag