METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Raut kebahagiaan terpancar dari wajah jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan yang tiba di tanah air.
Mereka tiba di Pendopo Bupati Pekalongan, Kajen, Kabupaten Pekalongan, secara bertahap, pada Kamis 19 Juni 2024.
Rombongan yang pertama tiba adalah kloter 21, pada Kamis pagi. Lalu kloter 22 pada Kamis siang, disusul kloter 23 pada Kamis petang.
Baca Juga: Jemaah Haji Kota Pekalongan menuju Fase Penentu, Tawaf Ifadhoh dan Perpisahan Suci
Tiga kloter tersebut total ada 822 orang jamaah haji. Ratusan jamaah haji tersebut disambut langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Suasana haru sekaligus suka cita menggagalkan acara penyambutan tersebut.
Pendopo juga dipadati keluarga masing-masing jamaah yang sudah menunggu sejak beberapa jam sebelum bus jamaah haji tiba.
Baca Juga: Awas! Ini Jam Terlarang untuk Lempar Jumrah bagi Jemaah Haji Indonesia
Fadia Arafiq mengatakan, tak ada jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang meninggal di Tanah Suci.
Semuanya kembali ke tanah air dan tiba di Kabupaten Pekalongan dengan selamat.
“Alhamdulillah, semua kembali dalam keadaan selamat. Meski ada beberapa jamaah yang sempat mengalami gangguan kesehatan, namun mereka tetap bisa menjalani rangkaian ibadah haji,” ungkapnya.
Fadia mengapresiasi kinerja seluruh petugas haji, tenaga medis, serta ketua rombongan yang telah mendampingi jamaah selama di Tanah Suci.
Ia berpesan, para jamaah haji harus bisa menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, status sebagai haji bukan sekedar predikat, melainkan tanggung jawab untuk menunjukkan akhlak dan perilaku baik di tengah masyarakat.
Baca Juga: Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah pada 4 Juni 2025
“Bapak Ibu kini menjadi panutan di desanya. Tidak adanya sikap yang baik, menjaga persaudaraan antarjamaah, dan membantu pemerintah menjalankan program-program pembangunan, sampai ke tingkat desa,” tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla