METROPEKALONGAN.COM, Kajen – RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan turut berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan jiwa lansia.
Terutama terkait deteksi dini gangguan jiwa dan ingatan pada lansia.
RSUD Kraton mendorong adanya tata laksana yang baik di puskesmas-puskesmas untuk penanganan masalah medis tersebut.
Peran aktif RSUD Kraton atas isu ini dilakukan langsung oleh Direktur RSUD Kraton dr. Henny Rosita saat menjadi narasumber dalam Workshop (lokakarya) Psikogeriatri, Selasa 29 Juli 2025.
Lokakarya tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (dinkes) setempat di Gedung Sekretariat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pekalongan.
Pesertanya para tenaga kesehatan puskesmas-puskemas se-Kabupaten Pekalongan.
Baca Juga: Antrean Farmasi Mengular, RSUD Kraton Imbau Pasien Pakai Layanan 'Santri '
Dalam pemaparannya, Henny yang juga seorang dokter spesialis kejiwaan, menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan masalah kejiwaan pada lansia.
Ia menjelaskan, lansia memang memiliki risiko gangguan jiwa. Misalnya kecemasan, depresi, dan demensia (pikun).
"Ini sering sekali terjadi pada lansia, sehingga saya perlu sharing ilmu kepada para tenaga kesehatan puskesmas supaya mereka juga bisa menata-laksana pasien-pasien psikogeriatri ini," katanya.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Tinjau Pelayanan Kesehatan Gratis di RSUD Kraton
Selain peran tenaga kesehatan Henny menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga kesejahteraan mental lansia.
Ia menyoroti mindset kebanyakan masyarakat yang masih menganggap pikun sebagai hal wajar bahkan memakluminya.
Padahal, kata dia, gangguan daya ingat atau pikun bisa diminimalisasi apabila ada deteksi dini.
Perubahan perilaku lansia dampak dari kepikunan itu juga masih bisa diatasi jika orang-orang sekelilingnya punya kesadaran deteksi dini.
"Sebagai support system keluarga harus aware (sadar) deteksi dini. Supaya penatalaksanaan bisa sesegera mungkin dilakukan dengan baik oleh tenaga kesehatan. Kalau gangguan perilaku lansia makin parah, atau terlambat ditangani, ini justru akan mengganggu dirinya maupun keluarganya. Ada slogan, 'jangan maklum tehadap pikun'," ujarnya.
Melalui lokakarya ini diharapkan para tenaga kesehatan di puskesmas dapat lebih sigap dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kejiwaan lansia.
Baca Juga: Kurangi Antrean Pendaftaran, RSUD Kraton Tambah Mesin APM
Lokakarya ini juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup lansia sekaligus mengurangi risiko gangguan mental lansia di Kabupaten Pekalongan. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla