METROPEKALONGAN.COM, Kajen - RSUD Kajen kembali berinovasi dalam memberi pelayanan prima. Rumah sakit milk Pemkab Pekalongan ini baru saja meluncurkan program layanan antar obat gratis bagi pasien rawat jalan.
Layanan ini bertujuan memberikan kemudahan, terutama bagi pasien yang kesulitan mengambil obat secara langsung.
Dengan inovasi ini, pasien tak perlu lagi antre lama atau bolak-balik ke rumah sakit untuk pengambilan obat.
Baca Juga: Klarifikasi RSUD Kajen Terkait Kabar Viral Pasien Meninggal Hidup Lagi
Cukup selesai diperiksa, langsung serahkan dokumen ke loket farmasi, dan obat akan diantar ke rumah.
“Pasien cukup menyerahkan SEP (Surat Eligibilitas Peserta) ke admin layanan antar obat. Nanti akan diproses pengiriman obatnya,” terang Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo.
Namun, layanan ini hanya berlaku di wilayah tertentu. Cakupan pengantaran meliputi Kecamatan Kajen, Karanganyar, dan Wonopringgo (batasnya Yonif 407).
Baca Juga: RSUD Kajen Gembleng Tenaga Medis Soal Penanganan Gigitan Ular, Kasus Rafa jadi Pembelajaran
Pembatasan jangkauan pengiriman ini untuk memastikan efektivitas dan ketepatan waktu pengiriman obat.
"Kami menyadari pentingnya ketepatan waktu dalam pengobatan. Karena itu, layanan ini kami batasi pada area yang bisa kami jangkau dengan maksimal. Wilayah Wonopringgo yang kami layani sampai dengan batas area Yonif 407,” ujarnya.
Pembatasan wilayah ini juga mempertimbangkan kapasitas tenaga pengantar dan sistem distribusi obat agar tetap berjalan sesuai standar keamanan farmasi.
Baca Juga: RSUD Kajen Luncurkan Platform Edukasi Kesehatan, Fiturnya Ada Gim hingga Konsultasi Daring
Layanan antar obat gratis ini digagas sebagai solusi atas keluhan pasien yang terkendala jarak, waktu, atau kondisi fisik.
Diharapkan, program ini juga dapat meningkatkan efisiensi layanan serta mendukung proses penyembuhan pasien tanpa tambahan beban.
Inovasi antar obat ini menjadi bukti komitmen RSUD Kajen dalam memberikan layanan yang ramah dan semakin dekat dengan kebutuhan pasien.
Baca Juga: Tingkatkan Layanan, RSUD Kajen Gandeng Paguyuban Kades Kabupaten Pekalongan
“Kami ingin pasien bisa fokus pada proses penyembuhan tanpa harus terbebani urusan logistik obat. Ini juga bagian dari digitalisasi dan transformasi pelayanan kesehatan yang sedang kami dorong,” ucap Imam. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla