METROPEKALONGAN.COM, KAJEN - Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, akhirnya ada layanan puskesmas rawat inap.
Sebelumnya warga harus ke kecamatan Karanganyar, Doro, atau ke RSUD Kajen untuk mengakses layanan tersebut.
Puskesmas rawat inap ini sebelumnya pernah diusulkan oleh Camat Talun Argo Yudha Ismoyo, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang), Februari 2025.
Baca Juga: Puskesmas Rowosari Pemalang Punya 9 Inovasi untuk Permudah Akses JKN
Talun saat itu tak mengusulkan hal lain, hanya meminta puskesmas rawat inap.
"Kami tidak minta yang lain, seperti kecamatan-kecamatan lain. Cukup satu saja, puskesmas rawat inap. Karena ini memang cita-cita masyarakat Talun," kata Argo, kala itu.
Gedung rawat inap Puskesmas Talun permintaan warga rampung dibangun dan diresmikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Selasa lalu 30 Desember 2025.
Baca Juga: Pemkot Pekalongan Dorong Puskesmas Proaktif Ajak Warga Lakukan CKG
Fadia menyebut, keberadaan rawat inap di puskesmas menjadi bagian dari kebijakan memperkuat layanan kesehatan di tingkat kecamatan.
Ia menyampaikan, Pemkab Pekalongan menargetkan seluruh puskesmas nantinya memiliki layanan rawat inap.
Langkah itu ditempuh untuk mengurangi padatnya rumah sakit daerah sekaligus memudahkan warga, terutama yang cukup jauh dari pusat kota.
Baca Juga: Curhat di Medsos Soal Pelayanan Puskesmas Jenggot Viral, Berujung Laporan Polisi dan Akhirnya Damai
“Kalau bisa ditangani di kecamatan, tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Fadia menekankan pentingnya kualitas pelayanan. Tenaga kesehatan diminta memberikan layanan yang mudah, cepat, dan ramah.
"Serta tidak mempersulit proses rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan," ucapnya.
Baca Juga: Kota Pekalongan Darurat Sampah, Dorong Puskesmas dan RS Kelola Sampah Sendiri
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto mengatakan, penguatan layanan puskesmas terus diikuti dengan pembinaan sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Talun Retno Hidayati Khasanah menjelaskan, gedung rawat inap yang baru dilengkapi tiga kamar dengan enam tempat tidur.
Fasilitas tersebut melayani semua kelompok usia dan diharapkan dapat mengurangi beban rujukan ke rumah sakit. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla