METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan akan mengusulkan jembatan bailey di Kecamatan Petungkriyono diganti jembatan permanen.
Jembatan bailey tersebut adalah yang dibangun pascabencana longsor dan banjir bandang Januari 2025.
Pemkab Pekalongan akan mengusulkan penggantian bailey menjadi permanen itu ke pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Rencana tersebut disampaikan saat Plt. Bupati Pekalongan Sukirman meninjau Petungkriyono bersama jajaran Forkopimda, dengan sepeda motor, Sabtu (18/7/2026)
Sukirman mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memetakan persoalan infrastruktur yang masih dihadapi masyarakat pascabencana.
"Kami melihat secara langsung perkembangan pembangunan di Petungkriyono, termasuk problem infrastruktur. Di antaranya ada jembatan bailey yang digunakan akibat jembatan aslinya terdampak bencana (hilang tersapu longsor) Ini akan segera kami usulkan perbaikannya kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi," katanya.
Menurut Sukirman, peningkatan infrastruktur menjadi salah satu prioritas agar mobilitas masyarakat maupun distribusi barang menuju Petungkriyono semakin lancar.
Baca Juga: Obat Mercon Misterius Meledak di Atap Rumah Warga Wonpringgo, Satu Orang Terluka
Pemerintah daerah juga akan terus mengawal usulan tersebut agar segera mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
Selain meninjau jembatan bailey, rombongan juga melihat pintu gerbang Petungkriyono dan mengunjungi Objek Wisata Black Canyon, Kantor Kecamatan Petungkriyono, hingga Curug Bajing.
Dalam kunjungan itu, rombongan juga berdialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi.
Hasil dialog tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan prioritas pembangunan di Petungkriyono.
Sukirman menegaskan, perhatian terhadap Petungkriyono tidak hanya difokuskan pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga pengembangan potensi daerah. (nra/dit)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : Metro Pekalongan