Damkar Kabupaten Pekalongan Berencana Tambah Tiga Pos Baru

Nanang Rendi Ahmad • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:59 WIB
DAMKAR: Armada pemadam kebakaran Kabupaten Pekalongan di markas, Jumat (18/9/2026). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Metro Pekalongan).
DAMKAR: Armada pemadam kebakaran Kabupaten Pekalongan di markas, Jumat (18/9/2026). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Metro Pekalongan).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan sedang merancang penambahan tiga pos baru, tahun depan.

Ini lantaran luas wilayah Kabupaten Pekalongan membuat respons penanganan kebakaran tak bisa hanya mengandalkan satu titik layanan.

Rencananya, pos baru akan ditempatkan di wilayah Wiradesa, Kedungwuni, serta Kajen.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, kebutuhan penambahan pos semakin mendesak seiring tingginya kejadian kebakaran.

Selama hampir tiga bulan musim kemarau, tercatat sekitar 60 kejadian kebakaran.

Baca Juga: Ada Gangguan Debit Air PDAM Tirta Kajen, Pelanggan Bisa Lapor ke Saluran Ini

Menurut Wahyu, pengembangan pos menjadi salah satu upaya mempercepat penanganan ketika laporan kebakaran masuk.

"Memang kami merencanakan itu, termasuk pengembangan pos. Karena response time itu sangat penting dalam upaya pemadaman," ujarnya.

Namun, rencana tersebut tak bisa serta-merta direalisasikan. Damkar harus menyiapkan lokasi, personel, sarana-prasarana, hingga kendaraan pemadam untuk setiap pos.

Persoalan personel menjadi salah satu kendala utama.

Saat ini, Damkar Kabupaten Pekalongan hanya memiliki sekitar 27 personel. Mereka dibagi dalam empat shift dengan rata-rata lima hingga enam petugas setiap shift.

"Jumlah tersebut masih sangat minim," ungkap Wahyu.

Karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan pimpinan untuk mengupayakan tambahan personel.

Salah satu opsi yang dibahas yakni meminta pegawai dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang dinilai memiliki potensi membantu tugas di Damkar.

Penambahan personel menjadi prasyarat sebelum kekuatan Damkar dibagi ke tiga pos baru. Sebab, jika personel yang ada langsung disebar, operasional pemadaman justru berisiko tidak optimal.

"Kalau 27 dibagi menjadi tiga pos, nanti enggak jalan. Karena kan empat shift. Kami nambah orang dulu baru kami bagi," tandasnya.

Rencana pengembangan tiga pos tersebut kemungkinan mulai dilaksanakan pada 2027. Tahap awal akan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan personel, kemudian dilanjutkan dengan pembagian kekuatan serta pengembangan pos. (nra)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
Satpol PP dan Damkar Pos baru kabupaten Pekalongan damkar