Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Hadiri Pekan Suci Paskah 2025, Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Puji Inovasi Bank Sampah Brug Lodji sehingga Sampah Jadi Berkah

Lutfi Hanafi • Selasa, 15 April 2025 | 15:47 WIB
PANTAU LANGSUNG - Wakil WaliKota Pekalongan Hj Balgis Diab saat pantau langsung  Bank Sampah Brug Lodji di Gereja Santo Petrus Kota Pekalongan, Minggu (13/4/2025),
PANTAU LANGSUNG - Wakil WaliKota Pekalongan Hj Balgis Diab saat pantau langsung  Bank Sampah Brug Lodji di Gereja Santo Petrus Kota Pekalongan, Minggu (13/4/2025),

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Momentum Pekan Suci Paskah 2025 dimanfaatkan Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab, untuk memantik kepedulian masyarakat atas kondisi darurat sampah yang kini dihadapi Kota Batik saat ini.

Balgis dalam pembukaan rangkaian Pekan Suci di Gereja Santo Petrus Kota Pekalongan, Minggu 13 April 2025 menyampaikan, pentingnya edukasi memilah sampah dari rumah.

Karena itu, Balgis sangat mengapresiasi didirikannya Bank Sampah Brug Lodji yang digagas oleh umat Paroki Santo Petrus.

Acara yang dihadiri oleh Romo Yohanes Suratman, Romo Yusuf Widiarko, Romo Antonius Saptono, dan seluruh umat Paroki Santo Petrus itu tidak hanya menjadi perayaan iman.

Tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam mendorong kesadaran lingkungan.

Dalam sambutannya, Hj. Balgis menegaskan kesadaran memilah sampah perlu ditanamkan sejak dari rumah tangga.

 

Bank sampah ini telah mengembangkan sistem pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bernilai guna. Bahkan menciptakan potensi ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Menurut Lina, perwakilan KTM, Bank Sampah Brug Lodji telah menjalankan metode pengomposan sederhana sejak delapan bulan terakhir.

 

 

Siapa pun bisa melakukannya di rumah hanya dengan compost bag, daun kering dan hijau, serta sisa makanan.

“Setiap kali ada sampah organik baru, tinggal tambahkan ke dalam compost bag. Dalam waktu sekitar satu bulan, pupuk kompos siap dipanen dan langsung bisa digunakan,” jelas Lina.

Selain mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi.

 

 

Pupuk kompos yang dihasilkan bisa dimanfaatkan sendiri atau dijual sebagai produk ramah lingkungan.

Romo Yohanes Suratman menyambut baik kehadiran Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dalam kegiatan Pekan Suci.

Menurutnya, dukungan Wakil Wali Kota Pekalongan ini sebagai penyemangat bagi umat untuk terus terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pemerintah kota.

Baca Juga: Kota Pekalongan Genap 119 Tahun, Wawalkot Ajak Warga Lawan Krisis Sampah Bersama

“Kehadiran Ibu Balgis memberi semangat bagi kami. Ini bukti bahwa kepedulian lingkungan bisa dimulai dari komunitas kecil seperti kami, namun berdampak besar,” ujarnya. 

Inisiatif dari Gereja Santo Petrus dan Bank Sampah Brug Lodji menjadi bukti bahwa semangat iman dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan.

Upaya ini diharapkan mampu menginspirasi komunitas lain untuk ikut terlibat dalam menciptakan Pekalongan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pekan suci paskah #Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab #pilah sampah #bank sampah #Wawali Pekalongan Balgis Diab