Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kurangi Pengangguran, Pekalongan Gelar Pelatihan MUA untuk Kader PKK

Lutfi Hanafi • Selasa, 27 Mei 2025 | 02:08 WIB
SAPA PESERTA PELATIHAN - Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat menyapa peserta pelatihan MUA di di Kelurahan Noyontaansari, Senin (26/5/2025).
SAPA PESERTA PELATIHAN - Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat menyapa peserta pelatihan MUA di di Kelurahan Noyontaansari, Senin (26/5/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Pelatihan tata rias atau Make-Up Artist (MUA) kini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dalam menekan angka pengangguran.

Melalui sinergi antara Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) dengan TP PKK Kota Pekalongan, pelatihan ini menyasar kader PKK dari 27 kelurahan se-Kota Pekalongan.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini resmi dibuka pada Senin (26/5/2025, di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya, menyampaikan, pelatihan ini bukan hanya memberi keterampilan praktis, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama perempuan muda yang tergabung dalam kader PKK.

“Peserta pelatihan kali ini didominasi kader PKK yang masih muda. Ini membuktikan bahwa banyak generasi muda yang mulai tertarik pada dunia kewirausahaan. Ilmu tata rias ini bisa dimanfaatkan, baik untuk mempercantik diri maupun sebagai modal usaha,” ungkap Inggit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, tingkat pengangguran terbuka di Kota Pekalongan masih berada di angka 4,91 persen.

Angka tersebut memang menurun dibanding tahun sebelumnya, namun tetap memberikan dampak pada tingkat kemiskinan yang masih tinggi, yakni sekitar 6,71 persen.

Untuk itu, Pemkot Pekalongan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,3 miliar lebih dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk berbagai pelatihan kerja, termasuk pelatihan MUA, kuliner, kerajinan tangan, hingga tata busana.

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiany Dahlan, menjelaskan, program ini merupakan bagian dari pelatihan singkat kewirausahaan yang dilaksanakan mulai 14 Mei hingga 9 Juli 2025.

Pelatihan dilakukan selama dua hari di tiap kelurahan, dengan materi umum pada hari pertama dan pelatihan teknis pada hari kedua.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan keterampilan baru yang langsung bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Setiap jenis pelatihan ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing kelurahan,” jelas Betty.

Narasumber pelatihan berasal dari kalangan profesional, seperti dosen, pelaku usaha, dan instruktur tata rias berpengalaman.

Salah satunya adalah Voni, MUA yang kini sukses membangun karirnya dari hobi merias wajah.

Inggit berharap pelatihan ini menjadi jalan bagi para peserta untuk mandiri secara ekonomi.

“Semua berawal dari hobi. Jika mencintai pekerjaan kita, perlahan akan menjadi profesi yang menjanjikan,” tuturnya.

Pelatihan MUA di Pekalongan bukan hanya tentang kecantikan. Ia adalah alat pemberdayaan ekonomi, jembatan menuju kemandirian, dan senjata untuk melawan pengangguran. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #tata rias #mua #pelatihan #sinergi #kader PKK #TP PKK #Inggit Soraya