METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Polres Pekalongan Kota memberikan penghargaan kepada 10 anggota berprestasi.
Sembilan di antaranya berhasil mengungkap kasus narkotika dengan barang bukti mencolok, sabu seberat 5,6 gram dan ganja 3 kilogram.
Satu anggota lainnya menerima penghargaan atas dedikasinya dalam pengamanan Pemilu 2024 meski dalam kondisi sakit.
Baca Juga: Peluang Cuan, Ibu-Ibu di Kota Pekalongan Belajar Make Up, Siap Jadi MUA Hits
“Ini merupakan apresiasi nyata bagi personel yang bekerja di garis depan. Selain itu, Polri harus hadir di tengah masyarakat dengan hati nurani. Langkah dan kebijakan Polri harus berpihak pada rakyat, menjadi solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sosial,” kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi memimpin upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Peringatan Hari Bhayangkara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Pekalongan, termasuk Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, Kasdim 0710 Letkol Arh Akhmad Thohir, Ketua DPRD Mohamad Azmi Basyir, Kajari, Ketua PN, tokoh masyarakat, serta perwakilan ulama dan purnawirawan Polri.
Baca Juga: Wali Kota Lantik 127 PPPK Kota Pekalongan, Jadi Awal Pengabdian Abdi Negara
Hari Bhayangkara ke-79 di halaman Mapolres Pekalongan Kota, Selasa pagi 1 Juli 2025 ini, mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”.
Ini menjadi refleksi dan harapan bagi Kepolisian dalam memperkuat kepercayaan publik.
Terlebih lagi, suasana Kota Pekalongan yang relatif kondusif, menunjukkan keberhasilan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Pekalongan Dorong UMKM Produksi Pangan Aman, Bermutu, dan Bebas Bahan Berbahaya
Wali Kota yang akrab disapa Mas Aaf menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar Polres dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Apalagi Polres Pekalongan Kota masuk dalam lima besar nasional penerima Kompolnas Award 2025.
Menjadi salah satu institusi dengan kinerja terbaik dan tingkat kriminalitas terendah di Jawa Tengah.
Baca Juga: Bikin Izin Makin Gampang, Pemkot Pekalongan Punya Jurus Baru Buat Naikkan Kelas Pelaku UMKM
"Harapannya, Polres Pekalongan Kota semakin guyub, sinergi dengan Forkopimda semakin erat, dan hubungan dengan masyarakat semakin harmonis," kata Mas Aaf.
Upacara juga dihadiri anggota Brimob Batalyon B Pelopor, ASN Polri, Bhayangkari, Pramuka, hingga perwakilan satpam dan tokoh masyarakat.
Ini menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas elemen yang terlibat dalam menjaga harmoni Kota Batik.
Baca Juga: Tuna Netra Kota Pekalongan Dilatih Pijat Profesional dan Bersertifikat Resmi