Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan, Wali Kota Ziarahi Pendahulu dan Sambangi Tokoh Senior

Lutfi Hanafi • Kamis, 2 April 2026 | 19:20 WIB
TABUR BUNGA : Suasana khidmat menyelimuti rangkaian ziarah dalam rangka HUT ke-120 Kota Pekalongan, salah satunya di makam eks Wali Kota Alex di Kompleks Ponpes Djunaid Rabu 1 April 2026. (LUTFI HANAFI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)
TABUR BUNGA : Suasana khidmat menyelimuti rangkaian ziarah dalam rangka HUT ke-120 Kota Pekalongan, salah satunya di makam eks Wali Kota Alex di Kompleks Ponpes Djunaid Rabu 1 April 2026. (LUTFI HANAFI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Momentum Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan tak sekadar seremoni.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid memilih menapaki jejak sejarah dengan berziarah ke makam para pemimpin terdahulu sekaligus merencanakan silaturahmi ke tokoh senior di luar kota.

Suasana khidmat menyelimuti rangkaian ziarah yang digelar Rabu 1 April 2026. Bersama Wakil Wali Kota Hj Balgis Diab, Sekda Nur Priyantomo, serta jajaran kepala OPD, wali kota mendatangi sejumlah makam tokoh yang pernah memimpin Kota Pekalongan dan berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.

Ziarah diawali dari makam almarhum Achmad Alf Arslan Djunaid, dilanjutkan ke sejumlah tokoh lain seperti Teguh Sunaryo di Taman Makam Pahlawan Prawira Reksa Negara, Mochamad Chaeron, Hamzah Shodiq, hingga dr. H. Muhammad Basyir Ahmad.

Doa bersama dan tabur bunga menjadi simbol penghormatan atas jasa para pemimpin yang telah meletakkan fondasi pembangunan kota.

Mas Aaf –sapaan akrab wali kota- menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang refleksi bagi pemerintah dan aparatur sipil negara (ASN) untuk meneladani semangat pengabdian para pendahulu.

“Ini bukan hanya ziarah, tapi bagaimana kita memaknai perjuangan beliau. Banyak program di masa lalu yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, setiap pemimpin memiliki warisan kebijakan dan nilai pengabdian yang menjadi pijakan bagi generasi penerus.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Napak tilas ini menjadi pengingat, bahwa kita harus melanjutkan apa yang sudah baik. Termasuk meningkatkan program yang lebih relevan dengan kebutuhan saat ini,” tegasnya.

Tak hanya ziarah, Mas Aaf juga mengungkapkan rencana lanjutan untuk mempererat hubungan dengan tokoh yang masih hidup.

Dalam waktu dekat, dirinya bersama jajaran Pemkot Pekalongan akan melakukan kunjungan ke kediaman H. Samsudiat di Surakarta, mantan Wali Kota Pekalongan dua periode (1994–2004).

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menyerap inspirasi langsung dari para senior yang telah berpengalaman memimpin kota.

“Beliau memiliki banyak prestasi dan program yang manfaatnya masih terasa hingga sekarang. Kami ingin bersilaturahmi sekaligus belajar,” jelasnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkot Pekalongan berharap nilai keteladanan, integritas, serta semangat pengabdian para pemimpin terdahulu dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam melanjutkan pembangunan.

Bagi Mas Aaf, Hari Jadi ke-120 bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga memastikan kesinambungan pembangunan dengan semangat yang sama: melayani dan mensejahterakan masyarakat. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid #hari jadi #tokoh masyarakat